15 Desa Wisata Klaten Sedang Trend di Wisatawan

Klaten- Tidak hanya wisata mata air yang menjadi ikon Klaten. Berbagai desa yang mempunyai tempat wisata saat ini menjadi tren dikalangan wisatawan. Kepala Bidang Pariwisata, Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Klaten, Purwani mengaku sampai saat ini tercatat ada 15 desa wisata yang sedang berlomba-lomba untuk meningkatkan potensi yang ada.
Dari 15 desa wisata itu diantaranya Desa Krakitan, Bayat, di desa itu pengunjung akan disuguhkan wisata Rowo Jombor, wisata agro dan pengrajin dinding dari batu. Selanjutnya di Desa Melikan, Wedi yang menyuguhkan kampung gerabah. Kemudian Desa Tlingsing, Cawas yakni pembuatan lurik dengan alat tenun bukan mesin (ATBM) dan pemandangan rumah kuno.
“Di Desa Balerante, Kemalang juga belum lama ini memunculkan wisata yang sedang trend, disitu ada spot foto dengan pemandangan alam dan Gunung Merapi. Dan untuk wisata air juga sudah tersedia yakni ada di Desa Ponggok, Polanharjo,” ujarnya, Minggu (20/8/2017).
Tidak hanya wisata kerajinan, air dan alam saja. Bagi anak-anak yang ingin mengikuti wahana out bond bisa mengunjungi Desa Brajan, Prambanan dan Desa Soran Duwet, Ngawen. Bahkan belum lama ini di Desa Sidowayah, Polanharjo juga menyajikan sebuah wahana wisata sekaligus edukasi dengan konsep khusus anak-anak yakni kampung dolanan.
“Kampung dolanan itu kan cukup unik, anak-anak disitu selain bermain juga dikenalkan jenis permainan zaman dahulu,” kata dia.
Wisata lain ada di wilayah Klaten bagian barat yakni berupa wisata Candi. Untuk wisata peninggalan sejarah itu ada di Desa Karangnongko, Karangnongko dan Desa Bugisan, Prambanan. Meski tidak semegah candi Prambanan namun candi yang ada dikawasan itu terlihat masih sangat berdiri kokoh dengan kawasan alam yang sejuk.
Sementara itu, pada liburan akhir pekan kerap banyak masyarakat memanfaatkan hari libur ini untuk bersantai dan berwisata. Namun tak banyak juga sebagian dari masyarakat memilih mengisi liburan itu dengan berwisata. Selain bisa berkumpul dan bersenang-senang dengan keluarga dan sahabatnya, hal itu juga dilakukan untuk menghilangkan penat selama sepakan yang sibuk dengan rutinitas keseharian.
“Hanya sekedar berwisata, banyak orang yang rela merogoh kocek lebih untuk melancong ke luar daerah guna memburu lokasi wisata. Namun, kini masyarakat Klaten tak perlu jauh-jauh untuk dapat menikmati keindahan dan panorama alam yang ada di Kabupaten Klaten,” tandasnya.

telah dibaca: 48 kali

Bagikan melalui:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *