Ajukan Bantuan, Puluhan Desa di Klaten Siap majukan Desa Wisata

Klaten – Dari 40 desa wisata yang dikumpulkan Pemkab Klaten beberapa waktu lalu, hanya 25 desa yang mengajukan bantuan keuangan (bankeu). Bantuan dari pemkab menjadi stimulan untuk pengembangan desa wisata.

Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Klaten Bambang Sigit Sinugroho mengemukakan, mayoritas pengajuan bantuan akan digunakan untuk pembangunan fisik penunjang desa wisata. Desa yang mengajukan bankeu untuk wisata harus mengumpulkan proposal, detailed engineering design (DED) desa wisata, dan telah membentuk kelompok sadar wisata (pokdarwis). Bambang Sigit mengatakan, ada 40 desa yang terdata tapi yng mendaftar baru 25 desa. Desa – desa yang mengajukan ini memiliki bermacam – macam potensi seperti wisata alam, budaya, dan sejarah. Senin (4/9).

Besarannya bantuan yang diajukan desa rata-rata Rp 150-200 juta. Bambang menegaskan, anggaran desa memang cukup besar dengan adanya Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa. Sehingga bantuan dari pemkab diharapkan bisa menjadi pemicu desa untuk lebih baik dalam mengelola potensi wisata agar memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Bambang menambahhkan, Ini untuk desa supaya desa mampu berkembang lebih baik lagi kedepannya. bisa menjadi contoh untuk desa lainnya yaitu Ponggok. Ponggok merupakan salah satu desa wisata yang berhasil. Harapan Bambang sendiri semoga desa lain dapat seperti itu dan semoga dapat memakmurkan masyarakat dan desanya.

telah dibaca: 24 kali

Bagikan melalui:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *