Dekranasda Siap Menjual Produk UKM Klaten

KLATEN (05/04/2017) – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Klaten terus berbenah.  Menjelang pengukuhannya yang dirancang 19 April 2017 mendatang, Showroom Dekranasda yang terletak di Pandanrejo, Semangkak, Klaten bersiap mengisi display produk UKM Klaten supaya lebih menarik. Produk itu tidak saja dipajang tapi bisa dipesan dan dibeli di tempat oleh pengunjung yang berminat.  Demikian disampaikan Dwi Cahyo Setyanto selaku Ketua Harian Dekranasda Klaten dalam rapat koordinasi pengurus sekaligus mengundang 20 pelaku UKM usaha di ruang tengah Showroom Dekranasda Klaten (Rabu,5/04/17).

Dwi Cahyo Setyanto menjelaskan Showroom Dekranasda tidak saja tempat promosi.  Agar semakin ramai dan diminati masyarakat, Showroom Dekranasda juga akan menjualkan produk unggulan UKM Klaten seperti handycraft, batik, lurik, mainan edukasi anak bahkan makanan olahan.  Sudah ada 15 pelaku UKM yang siap mengisi display produk untuk dipajang dan dijual di showroom Dekranasda dibawah koordinasi Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Klaten. Penataan dan kelengkapan itu kata Dwi Cahyo Setyanto terus disiapkan agar setelah pengukuhan 19 April 2017 nanti Shoowroom Dekranasda siap menerima kunjungan masyarakat termasuk tamu pemerintah sebagaimana perintah Plt Bupati Klaten Sri Mulyani.

Karel salah seorang pengusaha handycraft yang tinggal di Jonggrangan, Klaten Utara meminta Shoowroom Dekranasda bisa buka tidak saja di hari kerja tapi juga Sabtu dan Minggu.  Pelaku UKM tidak keberatan menempatkan produknya di shoowroom.  Namun sebagai pelaku usaha membutuhkan jaminan produknya dibeli masyarakat. Banyak bus wisata pada hari Sabtu dan Minggu melintasi kota Klaten termasuk jalan lingkar Pandanrejo bisa mampir ke shoowroom Dekranasda membeli oleh-oleh Klaten, termasuk bekerja sama dengan agen-agen wisata.

Berdasarkan pengamatan Tim Focus klaten hampir tiga tahun sejak diresmikan Bupati Klaten Sunarna 12 Mei 2015 lalu jumlah produk yang dipajang di Shoowroom Dekranasda tidak bertambah. Sejumlah keramik, handycraft yang terpajang tampak berubah warna khususnya baju dan kain yang sedikit memudar.  Sebelum pengukuhan pengurus Dekranasda Klaten 19 April 2017 nanti, jumlah produk yang dipajang akan ditata dan ditambah. Salah satunya alat tenun lurik sudah dipajang di sudut ruang sebagai sarana edukasi pengunjung yang ingin berlatih menenun tradisional (Jepe75).

Sumber

telah dibaca: 24 kali

Bagikan melalui:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *