Dua pekan Sekitar Lebaran RSUD Bagas waras Layanai Ribuan Pasien

KeluargaBupati Klaten Memberi Sambutan dalam acara Halal Bi Halal tahun 1437 Hijriyah di Rumas Sakit Umum (RSUD) Bagas Waras Klaten

Klaten – Selasa (19/07) Keluarga Besar Rumas Sakit Umum (RSUD) Bagas Waras Klaten menggelar acara Halal Bi Halal tahun 1437 Hijriyah/ 2016 Masehi. Kegiatan menampilkan penceramah Doktor Cholillul Rohman dosen UIN Yogyakarta, diikuti ratusan orang yang berasal dari pejabat dan segenap karyawan rumah sakit, kepala Puskesmas, Kepala SKPD dan lain-lain dihadiri Bupati Hajah Sri Hartini, Wakil bupati hajah Sri Mulyani, Muspida dan pejabat teras pemkab Klaten.

Direktur RSUD Bagas Waras dokter Limawan Budi Wibawa mengemukakan, selama dua pekan pada H-7 dan H + 7 Lebaran tahun 1437 Hujriyah RSUD melayanai ribuan pasien yang membutuhkan pertolongan. Selama kurun waktu tersebut, Poliklinik setempat melayani pasien sebanyak 1.770 orang, sementara pelayanan rawat inap melayani pasien sebanyak 598 orang. “ Meski demikian sejumlah pasien ada yang meminta ijin untuk merayakan lebaran bersama keluarganya “ terangnya.

Lebih lanjut Limawan mengatakan, tingkat layanan rawat inap RSUD Bagas Waras Klaten huniannya mencapai sekitar 80 prosen. Maka pada pertengahan bulan Juli 2016 lalu rumah sakit setempat membuka tiga ruang baru yaitu ruang Perinatologi dengan fasilitas Inkubator, penghangat, Lampu Biru, Boks Bayi, Ruang Instalasi dan Incubatort transfer. Disamping itu juga ruang rawat gabung yang terdiri sebanyak 22 tempat tidur dan ruang rawat anak yang berisi 22 tempat tidur, dengan fasilitas ruang ber AC dan almari kecil. “ Bila tinggkat hunian semakin bertambah (tinggi), kini masih tersedia sejumnlah bangsal untuk memberikan pelayanan pada pasien yang membutuhkan “ tambahnya.

Menurut dokter Limawan, rumah sakit yang baru didirikan kurang dari setahun itu kini memiliki jumkah karyawan sebanyak 358 orang, terdiri 80 Pegawai Negerin Sipil (PNS) sisanya pegawai non PNS. Prestasi yang membanggakan, sejak bulan Mei 2016 lalu RSUD sudah tidak lagi memanfaatkan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) setempat untuk menggaji karyawan yang non PNS, karena sudah mampu dibiayai dari pendapatan rumah sakit.

Hubungannya dengan isue penggunaan Vaksin palsu, dokter Limawan mengatakan, RSUD bagas Waras tidak menggunakan vaksin palsu, sebab rumah sakit setempat dalam penggunaan obat dan vaksin masih memanfaatkan droping langsung dari Dinkes setempat. Dengan demikian pihalknya tidak menggunakan vaksin palsu untuk kepemntingan pasien.

Bupati Klaten Hajah Sri Hartini mengatakan, sebelum memasuki acara Halal Bi Halal dirinya telah melakukan inspeksi di bangsa pelayanan, hasilnya kondisinya dalam kondisi bersih. Disamping juga telah melakukan pengecekan ketersedian vaksin, disana tidak dijuampai adanya Vaksin palsu di rumah sakit. “ Masyarakat Klaten tidak perlu gamang dan ragu, karena hasil pengecekan di RSUD Bagas Waras tidak dijumpau adanya Vaksin Palus “ tandasnya

telah dibaca: 79 kali

Bagikan melalui:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *