Embung Tirto Mulyo Potensi Wisata Lereng Merapi

Plt Bupati Klaten Sri Mulyani memotong pita peresmian Embung Tirto Mulyo di Desa Tegal Mulyo, Kecamatan Kemalang, Rabu (22/3/2017).

Klaten – Embung Tirto Mulyo yang terletak di desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang Klaten Jawa Tengah, Rabu pagi ( 22/3) diresmikan penggunaanya oleh plt Bupati Klaten Sri Mulyani. Embung yang berada tepat di lereng gunung Merapi bagian selatan ini diharapkan mampu menjadi lokasi wisata baru di Klaten.

Pembangunan embung yang mampu memenuhi sebagian kebutuhan air bersih saat musim kemarau tiba itu terwujud melalui sebuah program Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan swasta dan didukung oleh Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogjakarta.

Embung Tirto Mulyo memiliki kedalaman 5 meter dengan luas sekitar 0,6 hektar. Embung yang dibuat sejak Mei 2016 ini ditargetkan mampu menampung air hujan hingga 12.000 meter kubik. Besarnya daya tampung embung tersebut diperkirakan mampu memenuhi sebagaian kebutuhan air bersih bagi masyarakat, sekaligus mengurangi ketergantungan dari pembelian air ketika kemarau. Hal ini mengingat daerah lereng Merapi hampir setiap tahun kesulitan iar apalagi jika musim kemarau.

Ketua Jurusan Geologi UGM, Heru Hendrayana sekaligus inisiator program pembangunan embung Tirto Mulyo mengatakan, pembangunan embung Tirto Mulyo sendiri menerapkan teknologi geomembrane yang diklaim tahan hingga 60 tahun ke depan.

Menurutnya, keberadaan embung didesain sedemikian rupa agar dapat dimanfaatkan secara langsung oleh masyarakat. Fungsi utama embung yang diinisaisi sejak 2013 silam itu sebagai penampungan air hujan raksasa. “Namun kami berharap tidak hanya sampai di sini. kami harap Masyarakat dapat merawat dengan baik sehingga embung bisa didayagunakan lebih dari sekedar penampungan air bersih,” katanya.

 

telah dibaca: 83 kali

Bagikan melalui:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *