Empat Orang Kepala Desa Menerima Piagam Penghargaan Bupati Karena Lunas PBB Awal

IMG_3790
IMG_3758

KLATEN – Jum’at  (12/05) Empat orang kepala desa memperoleh piagam penghargaan dan hadiah uang pembinaan dari Bupati Klaten. Hadiah tersebut diterima sehubungan kepala desa setempat telah berhasil menggerakkan warga masyarakat utamanya para wajib pajak bumi dan bangunan (WP PBB) untuk melunasi kewajibannya membayar pajak di awal tahun anggaran berjalan.

Sejumlah kepala desa berprestasi yang berhasil memperoleh penghargaan dari bupati adalah kepala desa Tlogowatu, Tegalmulyo dan Panggang kecamatan Kemalang serta Desa Krikilan Kecamatan Bayat. Sedang hadiah uang dan piagam penghargaan diserah-terimakan oleh Sekretaris daerah (Sekda ) Haji Jaka Sawaldi, pada acara Undian Hadiah pekan Panutan Pelunasan Pembayaran PBB-Perdesaan Perkotaan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Setda di halaman kantor setempat, memperebutkan Kulkas, Ricecooker dan lain-lain.

Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Klaten, Sunarno mengemukakan, hingga pertengahan bulan Mei 2017 sudah ada empat desa yang telah melunasi PBB-PPnya. Atas prestasi tersebut yang bersangkutan berhak mendapatkan hadiah uang pembinaan total sebesar Rp 11 juta lebih dan piagam penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Klaten.

Hubungannya dengan Pekan Panutan PBB-PP PNS Lingkungan Setda, Sunarno mengatakan, setelah dilakukan rekapitulasi jumlah surat tanda terima sementara (STS) bukti lunas PBB -PP yang diterima keseluruhan sebanyak 818 lembar dengan total pembayaran sekitar Rp 200 juta. Tahun ini Pemkab Klaten menargetkan penerimaan PBB-PP sebesar Rp. 20,2 Milyar atau mengalami kenaikan sebesar Rp 2 milyar dari tahun sebelumnya sebesar Rp. 18 milyar lebih, yang hingga bulan Mei ini sudah masuk sekitar Rp. 4,48 milyar lebih.

Sekretaris daerah haji Jaka Sawaldi, mengemukakan, untuk dapat meraih penerimaan PBB-PP yang optimal perlu diambil langkah-langkah atau inovasi yang baik. Beberapa tahun terakhir Pemkab telah mengeluarkan kebijakan,  tentang perolehan hadiah uang pembinaan dan piagam penghargaan pagi kepala desa yang mampu melunasi PBB-PP diawal tahun anggaran berjalan. “Sebaik hal yang sama juga diberlakukan pada pimpinan Organisasi Perangkat daerah (OPD) yang mampu menggerakkan staf PNS yang yang melunasi  PBB-PP nya” ujarnya.

Cara lain yang bias ditempuh untuk mensiasati penerimaan PBB-PP, Jaka sawaldi mengatakan, para PNS diharapkan mampu mengajak tenaga sekitarnya untuk melunasi kewajiban membayar pajaknya lebih cepat. Bila hal demikian bisa dilakukan, setidaknya ada sekitar 13 PNS X 3 (lingkungannya) yang melunasi PBB-PP nya, sehingga penerimaan pajaknya semakin lebih cepat.

telah dibaca: 26 kali

Bagikan melalui:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *