FESTIVAL JATHILAN MEMPEREBUTKAN HADIAH UANG PULUHAN JUTA

0729_festival jathilanKlaten – Sebanyak 12 kelompok meramaikan Festifal Jathilan (tari kudha kepang) yang diselenggarakan halaman Pesanggrahan Paku Bowono (PB) X kawasan Obyek Wisata (OW) Deles Indah desa Sidarejo kecamatan Kemalang Klaten, Rabu ( 29/07). Kegiatan dimaksudkan untuk melestarikan salah satu seni tradisional yang tercatat dalam Kalender Efent Klaten 2015 itu secara resmi dibuka Asisten Administrasi Setda Sri Winoto mewakili bupati Klaten, ditandai dengan pengalungan nomor peserta.

Camat Kemalang Priharsanto mengatakan, festifal Jathilan digelar sebagai upaya melestarikan seni tradisional yang kini sudah banyak ditinggalkan. Kerana seni yang mengandung nilai hiburan mengambil filosofi pasukan berkuda Panegran Diponegara ini diharapkan mampu memacu generasi muda dapat tumbuh semangat dalam menghadapi tantangan.

Menurut Prihartsanto, dipilihnya OW Deles Indah sebagai ajang kegiatan sehubungan wilayah kemalang banyak memiliki kelompok seni tradisional dimaksud. Disamping itu kegiatan yang diselenggarakan untuk meramaikan peringatan Hari Jadi Klaten ke 211 dan HUT RI ke 70 tahun 2015 ini juga mengembalikan minat masyarakat untuk senang berkunjung di Deles Indah yang beberapa waktu terakhir mulai ditinggalkan. “ Semenjak Erupsi Merapi secara perlahasn kunjungan wisata di Deles Indah sedikit menurun, dengan banyaknya efent yang digelar di tempat dimaksud gairah wisatawan meningkat yang berdampak pada pereokomian masyarakat yang semakin membaik” ujarnya.

Akhirnya festifal yang melibatkan sekitar 100 orang penari jathilan dan pengrawitnya melaksanakan tugas masing-masing, diperoleh hasil pemenang sebagaai berikut: Kelompok Jathilan Bambung Saputra ( desa Bawukan) meraih juara I dengan nilai 517, Turangga Mudha ( desa Tlogowatu) juara II dengan nilai 504, Slogo Denawa ( desa Tegalrejo) juara III nilai 498 dan Kelompok Satriyo Mudha    ( desa Sidorejo ) sebagai juara faforit dengan nilai 497. Juara harapan I kelompok Kridho Utama 496 (Panggang), harapan II Mudha Utama kemalang 483 dan Harapan III 463  Cokro Budaya (Kendalsari).

Juara I hingga III masing-masing memperoleh hadiah uang pembinaan sebesar Rp. 3 juta, Rp. 2,5 juta, Rp. 1,5 juta dan Rp. 1,25 juta untuk juara faforit. Sedang juara harapan I hingga III memperoleh uang sebesar Rp. 1 juta,  Rp. 750 ribu , dan Rp 500 ribu .

telah dibaca: 281 kali

Bagikan melalui:

Comments are closed