Gubernur Minta Pengusaha Kecil Tingkatkan Kualitas Produksi

Gubernur bersama pekerja pabrikKLATEN-Dalam Kunjungannya ke Pabrik tekstil Kusuma Nanda Klaten, Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo meminta pengusaha garmen skala kecil terus meningkatkan kualitas produksinya.

“Untuk menghadapi MEA, industri garmen skala kecil harus dapat meningkatkan kualitas. Harus ada produk unik yang dapat menjadi faktor pembeda. Dengan keunikan itu bisa kita masukkan ke pasar baru, ” ujarnya, Rabu (03/08).

Menurut Ganjar, kalau pun dalam produksinya masih pakai ATBM, maka mereka bisa bergabung dalam kelompok-kelompok usaha kecil.Dari situ pemerintah bisa masuk dan memfasilitasi peningkatan kualitas produk, sampai jaringan pemasaran.

“Kalau mereka bergabung dalam kelompok atau wadah, kita bisa masuk. Kita bisa buatkan jaringan pasar, selain pelatihan dan pembinaan. Saya yakin bisa hidup serta bersaing dalam MEA,”ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Gubernur juga meminta para buruh menyelesaikan sengketa industrial dengan cara musyawarah.

“Bila ada masalah antara buruh dan pengusaha, saya harap tidak ada bentrok dulu baru musyawarah. Dibicarakan dulu dengan bosnya. Bila tidak ada solusi, datang ke pemerintah. Kami siap memfasilitasi mencari solusi terbaik,” ungkapnya.

Sementara itu Kabid Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi (Disperindagkop) dan UMKM Klaten, Yunanta mengakui, di wilayahnya masih banyak pelaku usaha garmen skala kecil.

Mereka masih menggunakan alat tenun bukan mesin (ATBM) dalam memproduksi karyanya. Jumlahnya pun terus menurun dari tahun ke tahun.

“Jumlahnya terus menurun. Dari 51 usaha menjadi 30 usaha garmen skala kecil,” ungkapnya.

Menurut Yunanta, masalah utama yagn dihadapi pelaku usaha ATBM ada pada pola manajemen. Karenanya, pihaknya terus memberikan pendampingan pada mereka.

“Mereka sebenarnya sudah memiliki pasar sendiri. Hanya saja masih kesulitan soal manajemennya. Itu yang kita bina,”ujarnya.

telah dibaca: 53 kali

Bagikan melalui:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *