Karnaval Pembangunan Turut Memeriahkan HUT RI ke-72

Karnaval Pembangunan Turut Memeriahkan HUT RI ke-72 (2)
Karnaval Pembangunan Turut Memeriahkan HUT RI ke-72 (5)
Karnaval Pembangunan Turut Memeriahkan HUT RI ke-72 (3)

Klaten – Perayaan Karnaval yang digelar tahunan dalam rangka menyemarakkan HUT RI ini diikuti oleh kurang lebih 50 kontingen yang terdiri dari masing-masing kecamatan. Mobil Hias hingga Gunungan Hasil Pertanian Meriahkan Karnaval Pembangunan Klaten. Jumat (18/08/2017) siang.

Karnaval diikuti perwakilan 26 kecamatan, organisasi perangkat daerah (OPD), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), perusahaan swasta, sekolah, dan komunitas. Para peserta mengendarai mobil, sepeda motor, serta bendi. Masing-masing kelompok menghias kendaraan mereka menunjukkan potensi yang dimiliki.
Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora), Joko Wiyono mengaku, digelarnya karnaval pembangunan dan budaya bertujuan untuk progres pembangunan agar nampak dari karnaval itu.
Dari karnaval pembangunan tersebut, dia mencontohkan berbagai tampilan yang diperagakan para peserta karnaval adalah dari hasil atau unggulan yang dimiliki suatu wilayah kecamatan atau perusahaan swasta maupun dinas terkait.
“Hal itu termasuk memberikan ruang atau media bagi mereka. Mereka bisa mempromosikan usahanya melalui karnaval itu. Dari situ otomatis masyarakat tau apa yang diperagakan,” katanya.
Berbagai kecamatan menampilkan potensi daerah pada gelaran karnaval pembangunan yang diadakan oleh pemerintah kabupaten (Pemkab) Klaten. Tak ketinggalan pula kecamatan Cawas tampil dengan ikon yang sudah tak asing lagi yaitu dengan mobil hias benuasa kain lurik.
Camat Cawas, Much Nashir menuturkan bahwa dalam gelaran karnaval pembangunan ini kecamatan Cawas menampilkan ciri khas unggulan yaitu kain lurik yang menjadi salah satu produk ciri khas Kabupaten Bersinar. Dari pelaksanaan karnaval itu diharapkan mampu mengangkat kembali usaha micro, kecil menengah (UMKM) yang selama ini memproduksi lurik.
“Ini bertujuan membumikan lagi lurik agar dikenal secara nasional bahkan internasional. Sehingga, masyarakat tahu Klaten punya ciri khas kain lurik,” katanya.

telah dibaca: 4 kali

Bagikan melalui:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *