Kegiatan PKSPDB di Klaten Mengacu Ketentuan dan pertauran Yang Berlaku

Klaten – Senin (18/07) Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Haji Pantoro melakukan Pemantauan Pelaksanaan Kegiatan Pengenalan Lingkungan Sekolah Peserta Didik Baru (PLSPDB) tahun ajaran 2016/2017 di lingkungan sekolah setempat. Kegiatan diawali di SMA Negeri 1 Klaten diterima Kepala Sekolahnya Kawit Sugoyono, dilanjutkan di SMP Negeri 1 Klaten diterima kepala sekolahnya Ismadi.

Kepala Disdik H Pantoro ditengah kunjungan lapangannya saat dijumpai mengemukakan,berdasarkan hasil pantauan di lapangan menunjukkan, sekolah setempat dalam kegiatan (PLSPDB) tahun ajaran 2016/2017 telah mengacu pada ketentuan dan Peraturan yang berlaku. Peraturan tersebut antara lain tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah, Penumbuhan Budi pekerti Luhur, Kawasan Sekolah Bebas Rokok, Pencegahan Tindak Kekerasan di Lingkungan Sekolah.

Menurut Pantoro, sebelumnya Dinas Pendidikan setempat telah melakukan sosialisasi terhadap pengelola sekolah baik negeri maupun swasta apa yang harus dilakukan terkait PLSPDB. Disamping itu pihaknya juga telah menjalin kerjasama dengan Kepolisian, Kejaksaan maupun Kodim untuk membantu meberikan penyuluhan pada siswa didik baru terkait, penyuluhan tentang larangan penyalah gunaan Narkoba, penegakan hukum, larangan Vandalisme dan lain-lain. “ Dengan telah disosialisasikann hal-hal terkait PLSPDB beberapa waktu yang lalu diharapkan tidak ada pengelola sekolah yang melanggar ketentuan, maka apabila ada yang melanggar mereka dikenai sanksi sesuai ketentuan yang berlaku “ tandasnya.

Kepala SMP negeri 1 Klaten Haji Ismadi dalam penjelasannya mengatakan, PLSPDB tahun ini sekolahnya diikuti 300 siswa lebih yang dikelompokkan dari kelompok A hingga kelompok I masing-masing diikuti 37 anak. PLSPDB sendiri dilakukan selama tiga hari mulai Senin 18 hingga Rabu 20 Juli 2016 meliputi 14 materi kegiatan, antara lain Persatuan Baruis Berbaris, Kepemimpinan, Motivasi Belajar, Apresiasi Seni, Mengenal Perpustakaan, Pengenalan Lingkungan dan lain-lain. “ Kegiatan selain dilakukan oleh guru pembimbing yang ditunjuk juga dibvantu pengurus OSIS setempat “ jelasnya.

Lebih lanjut Ismadi mengatakan, PLSPDB sendiri sebenarnya untuk mengenalkan siswa baru terhadap kingkungan, juga terhadap guru dan karyawan sekolah setempat yang baru. Sehingga setelah siswa menempati sekolah yang baru tidak lagi canggung terhadap lingkungan maupun pengelola sekolah saat membutuhkan bantuan. “ Saat apel pembukaan yang digelar di halaman sekolah, para orang tua siswa didik baru dengan senang hati mengikuti apel dibelakang barisan, sehingga mereka tahu hal-hal yang harus dilakukan atau kewajiban murid dalam mengikuti kegiatan di sekolah “ tambahnya.

telah dibaca: 30 kali

Bagikan melalui:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *