Keren, Tempat Kejar Paket Ini Sabet Penghargaan di Jepang

Klaten — Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Dewi Fortuna berhasil menyabet Education for Sustainable Development (ESD) Award 2017. Penghargaan internasional di bidang pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan atau ESD tersebut diserahkan akhir Oktober lalu di Okayama, Jepang.

“Penghargaan ini tak lepas dari kerja gotong royong tim beserta dukungan seluruh masyarakat Klaten. Karena niat kami berdiri sejak awal memang untuk mendedikasikan diri serta melestarikan seni budaya tradisional di Klaten,” kata pengelola PKBM Dewi Fortuna, Kristian Apriyanta (37), Selasa (21/11).

Diceritakan, PKBM Dewi Fortuna pada 11 September lalu menang dengan makalah berjudul Pelestarian Seni Tradisional yang Terintegrasi dengan Pendidikan, Pemberdayaan Sosial Ekonomi Masyarakat Lokal yang Berkelanjutan.

Pihaknya menjadi juara utama atau 1st global prize dan bersaing dengan 44 aplikasi perwakilan 29 negara di dunia. Namun penghargaan baru diserahkan 18-23 Oktober oleh Gubernur Kota Okayama, Masao Omori, saat diundang untuk serangkaian beberapa kegiatan di Jepang.

Apri menjelaskan, selain menjadi tempat pengentasan anak-anak putus sekolah untuk meraih Program Pendidikan Kesetaraan Kelompok Belajar (Kejar) Paket B hingga C, PKBM berlokasi di Desa Danguran, Kecamatan Klaten Selatan ini juga menjadi pusat pembelajaran seni budaya tradisional Jawa melalui unit kegiatan Omah Wayang.

”Bahkan sejak gempa bumi 2006 kami manfaatkan seni tradisional untuk pendidikan mitigasi bencana alam. Jadi setiap peserta Kejar Paket berlatih ketoprak sekaligus belajar membaca. Ada juga latihan keterampilan kerajinan wayang kulit, kerajinan busana tradisional, pedalapangan, ketoprak, seni tari, sinden, karawitan, dan lainnya,” jelas Apri.

Sumber

telah dibaca: 26 kali

Bagikan melalui:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *