Klaten Biennale Ciptakan Keberagaman Berbentuk Rasa Nasionalisme

Klaten – Sebanyak 30 Seniman dari berbagai penjuru kota suguhkan ratusan karya seni dan mural pada Klaten Biennale di Pendopo Gor Klaten. Pameran seni rupa berskala besar se-Pulau Jawa mulai dibuka pada Senin (11/9) malam. 150 karya seni kontemporer yang terpampang di Monumen Juang 45 Klaten. Beberapa karya seni tersebut diantaranya seni lukis, patung, instalasi dan video art. Bahkan dalam Klaten Biennale yang berlangsung hingga 19 September mendatang ini juga akan diadakan perlombaan melukis tingkat pelajar.

“Ini merupakan pameran pertama kali yang diselenggarakan di Klaten. Untuk tema pada kali ini kami mengangkat keberagaman,” ujar Direktur Eksekutif Klaten Biennale. Ia menjelaskan bahwa beberapa peserta yang ikut serta dalam pameran ini diataranya berasal dari Yogyakarta, Jakarta, Bogor, Bandung, Jawa Timur, Salatiga dan banyak kota lainnya di Pulau Jawa. Dengan berkumpulnya seniman ini pihaknya mengajak agar masyarakat bisa lebih meningkatkan rasa nasionalisme terhadap bangsa Indonesia.

“Karya seni ini kebanyakan adalah seni mural. Misalnya untuk seni patung yang kami pamerkan yakni patung pahlawan yang telah gugur. Memang saat ini sudah banyak yang kenal dengan pahlawan, tapi apa mereka tahu kisah dan perjalanan pahlawan ini? Maka kami ingin mengajak masyarakat bisa lebih tahu itu,” kata dia. Pihaknya mengaku keterlibatan para pelajar dalam Klaten Biennale ini merupakan bagian dari pendidikan karakter. Selain itu juga disampaikan bahwa hal ini juga bisa menjadi wadah untuk para seniman muda untuk menghargai perbedaan sejak dini melalui karya seni.

telah dibaca: 13 kali

Bagikan melalui:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *