Menko PMK Puan Maharani resmikan 6 Unit Sarpras JIAT kekuatan 110 Lt/detik

IMG_6823
IMG_6828
IMG_6829
IMG_6834
IMG_6815

Klaten – Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Republik Indonesia (RI) Puan Maharani meresmikan penggunaan enam unit sarana prasarana (sarpras) Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) berkekuatan 110 liter/detik mengairi lahan seluas 145 hektar. Peresmian sarpras di tiga wilayah kabupaten  Klaten, Karanganyar dan Sragen itu dipusatkan di desa Joho kecamatan Prambanan Klaten, Senin (17/07) ditandai dengan penekanan tombol sirine.

Kegiatan diawali dengan penampilan musik Gejog Lesung yang dimainkan oleh anggota TP PKK wilayah setempat dan tarian Gambyong, disaksikan anggota IV Badan Pemeriksa Keuangan Prof Rizal Jalil, Dirjen Sumberdaya Air Kementrian Pekerjaan Umum dan perumahan Rakyat (PUPR) Imam Santosa, Wakil Gubernir Jateng Heru Sudjatmiko, Plt Bupati Klaten Hajah Sri Mulyani, pimpinan Organisasi Perangkat daerah Propinsi Jateng dan kabupaten Klaten dan undangan lain.

Dirjen Sumber Daya Air Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Imam Santosa mengemukakan sarana prasarana (Sarpras) Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) yang diresmikan hari keseluruhan sebanyak enam unit  berkekuatan 110 liter/ detik mengairi lahan seluas 145 hektar  Manfaat sarana prasarana tersebut untuk memenuhi kebutuhan air irigasi yang semula tadah hujan menjadi daerah yang tercukupi kebutuhan iar irigasi pertaniannya.

Keenam JIAT terebut,  dua di Klaten yakni Desa Joho Prambanan kekutan 15 liter/detik mengairi 25 Hektar dan Desa Majegan Tulung kekuatan 15 liter/detik mengairi 20 hektar detik. Dua di kabupaten Sragen yakni desa Suwatu dan desa pengkol Kecamatan Tanon masing-masing kekuatan 20 liter/ detik luas areal 25 hektar dan dua lain di kabupaten Karanganyar yakni Desa Rejosari dan Desa Kragan Kecamatan Gondangrejo masing-masing berkekuatan 20 liter/detik luas areal 25 hektar. Sumber air tersebut mengambil air bawah tanah dengan kedalaman sekitar 125 meter, dialirkan menggunakan jaringan pipa ke are lahan yang diairi jelasnya.

 Menko PMK RI, Puan Maharani mengemukakan, dengan telah selesainya pembangunan sarana prasaran jaringan irigasi JIAT diharapkan lahan pertanian sekitar tidak terjadi kekurangan air. Sehingga budidaya pertanian yang dilakukan dapat tumbuh subur sebagaimana diharapkan, yang akhirnya mampu meningkat pendapatan dan kesejahteraan masyarakat sekitar.

Pada bagian lain Puan Maharani mengatakan, bantuan dari pemerintah semacam Kartu Indonesia Pintar dan bantuan lain agar dapat dimanfatkan sebagaimana peruntukannya. Demikian halnya makanan tambahan yang diberikan dalam Posyandu juga dimanfaatkan dengan baik agar pertumbuhan gizi anak dan ibu hamil dapat terjaga, sehingga kedepan buah hatinya dapat tumbuh sehat dan cerdas.

Dalam kesempatan tersebut, Menko PMK memberikan bantuan 5 unit sepeda angin dan dua ricecooker  kepada Kepala Desa Tokoh Masyarakat, anggota PKH dan lain yang telah memberi jawaban pertanyaan yang disampaikan (Han). 

telah dibaca: 29 kali

Bagikan melalui:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *