RSPD Klaten Gelar Pameran dan Sarasehan Wayang Kulit Tiga Zaman

Pameran Wayang Kulit Kuno (1)
Pameran Wayang Kulit Kuno (2)

Klaten- Ratusan wayang kulit kuno dipamerkan di Gedung Sunan Pandanaran Kompleks RSPD Klaten. Pameran akan dilangsungkan mulai Senin (11/9) hingga Selasa (12/9). Uniknya, lima wayang berusia lebih dari 200 tahun ikut dipertontonkan disini. Kendati demikian, kelimanya masih dalam kondisi baik dan utuh. Lima wayang kulit kuno itu meliputi dua tokoh wayang Dasamuka, Anoman, Gatotkaca, dan Werkudara. Mereka seolah menjadi among tamu bagi para pengunjung pameran karena diletakkan di geber paling dekat dengan pintu masuk.

Ketua Seniman Muda Klaten Club (SMKC) Suluh Juniarsa mengatakan, wayang kulit berusia puluhan hingga ratusan tahun membutuhkan perawatan khusus. Pasalnya, material kulit sudah rapuh termakan usia sehingga rentan mengalami kerusakan. “Secara berkala, dengan cara diangin-anginkan seminggu sekali. Lalu harus disimpan di suhu ruang atau suhu kamar. Jika terlalu dingin, kering atau panas akan berpengaruh pada tingkat kualitasnya. Wayang usia seperti ini banyak yang rapuh,” urainya, Senin (11/9).

Pameran dan sarasehan wayang kulit tiga zaman menjadi ajang promosi khasanah seni budaya Klaten. Sekaligus menegaskan bahwa Klaten tidak hanya maju dalam hal seni pedalangan namun juga kerajinan wayang kulit yang telah diakui para raja Keraton Surakarta dan Keraton Yogyakarta. “Dulu di Klaten banyak empu perajin wayang yang cukup ternama dan karyanya dipakai raja-raja baik Solo maupun Yogya. Tapi sekarang perajin sangat minim. Maka kami ingin memicu generasi muda agar tersentuh dan mau hidupkan lagi kerajinan wayang kulit Klaten,” harap Suluh.

Menurutnya, wayang kulit buatan Klaten memiliki ciri khas tersendiri dibanding kerajinan wayang dari daerah lain. Terutama penekanan bentuk raut wajah (bedahan) si tokoh wayang. Detail kecil seperti lubang mata, mulut, sangat berkarakter. “Wayang Klaten dicari oleh kolektor wayang antik dengan harga fantastis. Sekarang wayang Klaten masih jadi buruan favorit,” pungkasnya.

telah dibaca: 9 kali

Bagikan melalui:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *