PEMBUKAAN TMMD SENGKUYUNG TAHAP I TAHUN ANGGARAN 2017

1
2
2a
3
4
5
6
7
8
9

Klaten (05/04/17) Sekretaris Daerah Kabupaten Klaten Drs Jaka Sawaldi MSI membuka TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun Anggaran 2017.

Pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap I TA. 2017 dilaksanakan di lapangan sepak bola Desa Mlese Kecamatan Gantiwarno Kabupaten Klaten. Bertindak sebagai Inspektur Upacara Sekda Kabupaten Klaten Bapak Drs Jaka Sawaldi dan sebagai Komandaan Upacara Kapten Inf Purwanto Komandan Ramil 06/Kebonarum.

Upacara diikuti oleh 500 orang yang terdiri dari 1 kompi personel Kodim 0723/Klaten, 1 Peleton Korsik Pemda Kab. Klaten, 1 Kompi Gabungan Polres Kab Klaten, Dishub dan PNS TNI Polri, 1 SSK gabungan Linmas, Kokam dan MTA, 1 SSK Banser, 1 SSK Gabungan Pramuka, SMK Budiluhur dan SMP N 1 Kecamatan Gantiwaro, serta 1 SSK OSIS SMK Budiluhur dan SMP N 1 Kecamatan Gantiwarno.

Tampak hadir dalam upacara Muspida Kabupaten Klaten, Komandan Kodim 0723/Klaten Letnan Kolonel Inf Bayu Jagat SIP, Dandodiklatpur Rindam IV/Diponegoro Letkol Inf Noppy Armyanto, seluruh SKPD se Kabupaten Klaten,Seluruh Danramil Jajaran Kodim 0723/Klaten, Camat se Kabupaten Klaten, Kapolsek se Kabupaten Klaten , Pengurus Persit Cab XLIV Kodim 0723/Klaten, Kepala Desa Se Kecamatan Gantiwarno, Tokoh Agama tokoh masyarakat se Kecamatan Gantiwarno, dan masyarakat kecamatan Gantiwarno kurang lebih sekitar 430 orang.

Pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap I TA. 2017 diawalai dengan penampilan Drumband dari TK Pertiwi Desa Mlese Kecamatan Gantiwarno, pertunjukan Tari Gambyong dari sanggar tari SMP N 1 Gantiwarno, dilanjutkan dengan Upacara Pembukaan, Bazar, Pengobatan Gratis , penyuluhan pengobatan IVA dan pelayanan KB.

Kegiatan TMMD Sengkuyung Tahap I TA. 2017 ini dengan tema ” Dengan semangat kemanunggalan  TNI dan rakyat kita percepat pembangunan di daerah guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat dlm rangka menjaga keutuhan wilayah NKRI”

Sekda Kabupaten Klaten Bapak Jaka Sawaldi menyampaikan amanatnya “ Program TMMD ini adalah bagian dari cara merawat dan mengikat kebersamaan serta gotong royong untuk mengatasi persoalan-persoalan kebangsaan kita,” ungkapnya.

telah dibaca: 30 kali

Bagikan melalui:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *