Pemkab Klaten Bikin Aplikasi Jual Beli Online Untuk Bantu Pemasaran Produk UKM

KLATEN — Pemkab Klaten berencana membuat aplikasi jual beli online untuk memasarkan produk usaha kecil menengah (UKM) di Klaten. Pembuatan aplikasi itu direncanakan pada 2018 mendatang.

Wahyu Hariadi, Kabid Perencanaan Ekonomi Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Klaten, mengatakan rencana pembuatan aplikasi tersebut sudah masuk pembahasan tim anggaran pemerintah daerah (TAPD). Bappeda berencana segera membahas pembuatan aplikasi itu dengan Dinas Perdagangan Koperasi dan UMKM serta Dinas Komunikasi dan Informatika.
“Itu semacam show room virtual. Masih kami bahas tentang aplikasi itu apakah nanti akan membuat sendiri atau bekerja sama dengan pasar daring seperti Bukalapak dan sebagainya,” urai Wahyu, Senin (2/10/2017).

Wahyu mengatakan pembuatan aplikasi ini untuk mendukung perkembangan UKM di Klaten. Melalui aplikasi tersebut, para pelaku usaha diharapkan bisa memperluas pasar mereka mengikuti perkembangan teknologi untuk pemasaran secara online.
Tak hanya produk batik yang bisa dipasarkan melalui aplikasi tersebut. Produk unggulan lainnya dari Klaten juga bakal dipasarkan melalui aplikasi itu.

Wahyu mengatakan di Klaten ada tujuh produk unggulan. Berdasarkan hasil kajian yang dilakukan pada 2015 lalu, tujuh produk unggulan itu yakni batik, lurik, logam, konfeksi, mebel, keramik, dan tembakau.
“Jadi nanti tidak hanya batik. Semua produk UKM di Klaten bisa dipasarkan melalui aplikasi itu,” katanya.
Ketua Dewan Riset Klaten, Widodo Muktiyo, mengatakan UKM di Klaten paling beragam dibanding daerah lain di sekitarnya. Hanya, selama ini belum banyak sentuhan inovasi guna mendukung berkembangnya usaha mereka.
“Dari sisi keragaman UKM Klaten banyak. Yang belum itu sentuhan inovasi. Jangan sampai merasa jualan itu harus di tempat tertentu. Jualan bisa di mana-mana termasuk secara online. Sudah saatnya UKM di Klaten ini didorong termasuk dari pemerintah lintas dinas sehingga bisa terlihat percepatan pertumbuhan UKM,” katanya

telah dibaca: 37 kali

Bagikan melalui:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *