Penyiar RSPD Klaten Raih Penghargaan Penyiar Terbaik Jawa Tengah

Angkasawati Radio Siaran Publik Daerah (RSPD) Klaten Yunita Kuswarjanti atau lebih dikenal dengan Dea Nadira dinobatkan menjadi Penyiar Radio Wanita Terbaik Kedua oleh Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Tengah.  Tanda penghargaan ditanda-tangani langsung Ketua KPID Jawa Tengah Budi Setyo Purnomo tertanggal 19 Mei 2017.

Dea Nadira (35) yang tinggal di Ngaran Polanharjo Klaten mengatakan pencapaian penghargaan penyiar radio oleh KPID Jawa Tengah melalui proses panjang.  Awalnya semua penyiar dan presenter diundang ke Semarang untuk diseleksi tim yuri dan mengerucut tinggal 50 peserta. Penilaian meliputi kemampuan dasar penyiaran, wawasan umum, memandu acara sebagai host atau narasumber, pembuatan iklan layanan masyarakat yang semua itu dilakukan secara spontan tanpa diberikan waktu persiapan.

Ditanya tantangan dunia penyiaran radio saat ini Dea Nadira mengatakan adanya radio – radio swasta sesungguhnya tidak boleh dianggap sebagai kompetitor atau saingan bagi Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) termasuk RSPD Klaten karena memang aturan mainnya berbeda.  Sesui aturan ijin siar dari KPID, jangkauan siar radio LPPL seharusnya terbatas, tidak boleh keluar jangkauannya dimana lembaga siar itu berada sehingga tidak bertumbukan dengan radio luar daerah. Bagi Dea sekaligus ibu rumah tangga yang sudah 22 tahun terjun di dunia radio itu menjelaskan menu program LPPL pun harus sesuai ketentuan KPID yakni 80 persen informasi dan 20 persen hiburan.  Lagu dengan sair berkonotasi porno tidak boleh disiarkan, termasuk penyiar yang lebay atau kegenitan atau  iklan produk iklan yang belum berizin BP POM. Ketentuan-ketentuan seperti ini kata Dea Nadira yang perlu diketahui banyak pemangku kepentingan termasuk pelaku radio

telah dibaca: 23 kali

Bagikan melalui:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *