PGRI Klaten mengusulkan pembangunan gedung Baru Senilai Rp. 10 Milyar lebih

IMG_6144
IMG_6178

Ingin seperti daerah lain di wilayah Solo Raya, Persatuan Guru Republic Indonesia (PGRI) Kabupaten Klaten mengusulkan pembangunan gedung yang representatif senilai sekitar Rp10 Milyar. Karena gedung lama yang ada kondisinya saat ini dirasa kurang memadai, dan tertinggal dengan kabupaten lain (Sukoharjo)  yang telah berhasil membangun gedung senilai Rp 8 milyar.

Hal itu dikemukakan ketua PGRI kabupaten Klaten Sunardi, pada acara Halal Bi Halal 1438 Hijriyah / 2017 Masehi keluarga besar PGRI se-Solo Raya, di gedung pertemuan Wongso Menggolo Ngaran Ceper Klaten, Rabu (05/07). Kegiatan diikuti sekitar 2000 peserta perwakilan pengurus dan anggota PGRI Solo Raya seperti Kota Surakarta, Boyolali, Sukoharjo, Klaten, Karanganyar, Sragen, dihadiri pengurus PGRI Jawa Tengah Plt Bupati hajah Sri Mulyani dan undangan lain. menampilkan pembicara KH Syamsudin Asrofy dosen  UIN Jogjakarta.

Sehubungan hal tersebut PGRI Klaten mengusulkan kepada Pemkab Klaten untuk dapat mengalokasikan anggaran untuk pelaksanaan pembangunan gedung yang sangat didambakan oleh anggota PGRI yang jumlahnya belasan ribu orang. Karena dengan ketersediaan gedung dapat mendukung kelancaran kegiatan anggota .

Pelaksana tugas (Plt) Bupati Klaten Hajah Sri Mulyani menanggapi usulan ketua PGRI Klaten menyambut baik dan menerima usulan tersebut, pelaksanaannya menunggu anggaran tersedia Yang terlebih dahulu harus dibicarakan dengan anggota DPRD setempat dalam mengupayakan ketersediaan anggarannya.

Hubungannya pelaksanaan Halal Bi Halal, dikatakan Plt Bupati Klaten merupakan salah satu upaya pembinaan umat Islam dalam aktualisasi nilai ibadah. Sehingga kedepan acara tersebut terus dikembang tingkatkan, Karena selain digunakan sebagai ajang silaturahmi juga dapat untuk mempererat kebersamaan dan kerukunan hidup dalam mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa.

Menurut Plt Bupati Klaten, momen bulan Syawal dijadikan sebagai peningkatan semangat kepedulian dan kinerja untuk membangun negeri sesuai kemampuan masing-masing. Maka anggota PGRI diharapkan dapat menyatukan langkah untuk menciptakan penyelenggaraan Pendidikan di Klaten khususnya dan Indonesia pada umumnya yang lebih bermutu dan terjangkau masyarakat. Ini perlu saya tegaskan mengingat Pendidikan salah satu bidang yang menjadi prioritas pembangunan yang akan menentukan nasib masa depan bangsa, dengan menciptakan generasi yang bertaqwa, cerdas, terampil, berkompeten dan mampu menjawab tantangan jaman tandasnya.

telah dibaca: 13 kali

Bagikan melalui:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *