Plt Bupati Buka bersama dengan ratusan tokoh masyarakat Klaten

IMG_3713
IMG_3719
IMG_3729

Klaten – Pelaksana tugas (Plt) Bupati Klaten Hajah Sri Mulyani menggelar acara silaturahmi dan Buka Puasa Bersama dengan tokoh masyarakat itu diawali dengan pengajian oleh KH Munawir dari Trucuk. Kegiatan diikuti sekitar 400 peserta dari unsur pengurus dewan kesenian, karang taruna, himpunan kelompok tani dan nelayan Indonesia (HKTI) dan lain-lain diselenggarakan di rumah dinas Wakil Bupati, Minggu (18/06) petang.

  Plt Bupati Klaten Hajah Sri Mulyani dalam sambutannya mengatakan, pejabat pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat harus sering duduk bersama, bersilaturahmi, berkomunikasi untuk menjalin kebersamaan. Hal ini perlu dilakukan secara terus menerus agar dijadikan sumber kekuatan untuk membangun dan memajukan serta mensejahterakan masyarakat Klaten.

Menurut Plt bupati Klaten, melalui silaturahmi bisa dijadikan sebagai forum yang baik menjaga soliditas antara pemerintah dan tokoh masyarakat. Saran dan nasehat yang disampaikan bisa dijadikan sebagai masukan berharga bagi pemerintah dalam menjalankan program dan kegiatan pembangunan. Isu-isu strategis yang berakar dari rakyat bisa menjadi inspirasi dan mengurai permasalahan maupun solusi terbaik” ujarnya.

Lebih lanjut Sri Mulyani mengatakan, pemerintah dan tokoh masyarakat, lembaga swadaya masyarakat dan lain-lain bisa mendukung program-program pemerintah. Saran dan kritik sangat diharapkan agar jalannya pemerintahan dan pembangunan dapat lebih baik dan berdaya guna serta tepat sasaran sebagaimana yang diharapkan bersama.

Kyai haji Munawir dalam ceramahnya mengatakan, sebagaimana sabda Rosul Muhammad disampaikan oleh Ibnu Abas menyebutkan, bahwa Surga itu merindukan empat golongan manusia. Yakni 1. orang yang menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan dengan selamat, 2. orang yang bisa menjaga lisan dengan baik/ tidak membuat fitnah, menebar kebencian/ namun senang berdzikir dan bersholawat, 3. orang yang senang bersedekah dan memberi makan orang yang kelaparan, fakir miskin maupun yatim piatu (dermawan), serta 4. Orang mukmin yang senang membaca Al Qur’an. “Sehubungan hal tersebut sebaiknya orang mukmin berupaya keras meraih hal tersebut” ujarnya. 

telah dibaca: 27 kali

Bagikan melalui:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *