Plt Bupati Klaten Serahkan Bantuan kepada Dua Korban Rumah Roboh

Klaten – Senin ( 05/06) Pelaksana Tugas Bupati Klaten Hajah Sri Mulyani mengunjungi dua keluarga korban rumah roboh beberapa waktu yang lalu. Kunjungan didampingi Plt Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Jaka Purwanto dilakukan di keluarga nyonya Suparmi 60 tahun warga Rt 09 Rw 03 Dukuh Karangmojo Desa Karangpakel Kecamatan Trucuk, dilanjutkan ke rumah keluarga Randimin Ratmo Sugito beralamat di Rt 02 RW 04 Kampung Banyon Desa Balak Kecamatan Cawas.

Dalam kunjungan kerjanya Plt Bupati Hajah Sri Mulyani menyerahkan bantuan uang kepada kedua korban rumah roboh terpisah di rumah masing-masing. Disaksikan Camat Trucuk Bambang Haryoko muspika dan kepala desa setempat, sementara di cawas di saksikan Camat Cawas Muhammad Nasyir, Muspika dan sejumlah kepala desa di Cawas dan masyarakat sekitar.

Kepada kedua korban baik nyonya Suparmi maupun keluarga Randimin, Hajah Sri Mulyani agar bisa tabah dan tawakal dalam menerima cobaan, serta dapat mengambil hikmahnya. Hubungannya dengan bantuan diberikan hendaknya jangan dinilai dari berapa besarnya yang diberikan, ini karena sebagai wujud perhatian dari pemerintah kepada warganya yang sedang tertimpa musibah. “Untuk pemugaran rumah Pemkab akan membantu memanfaatkan dana pemugaran Rumah Tidak Layak Huni yang telah dianggarkan, namun menunggu proses yang sedang berjalan” ujarnya.

Kepada wartawan Plt Bupati Klaten mengatakan, bahwa kunjungannya dilakukan untuk mengadakan silaturahmi dan memberi semangat pada para korban agar tetap semangat dalam menghadapi cobaan. Disamping itu juga minta agar yang bersangkutan tetap tabah dan tawakal dalam menghadapi cobaan yang menimpa keluarganya. “Untuk pemugaran rumah kedua korban rumah roboh dimaksud, Pemkab akan memprioritaskan dengan anggaran pemugaran RTLH yang tahun ini telah mengalokasikan sebanyak 1.600 unit masing-masing sebesar Rp. 10.000.000,00” jelasnya.

Nyonya Suparmi didampingi Kepala Desa Karangpakel Sri Sugiyanto mengemukakan, bahwa rumah berdinding bambu yang ia tinggali roboh pada Jum’at 2/06 lalu sekitar jam 06.00 WIB. Kerusakan itu akibat kondisi rumah yang memang sudah rapuh karena termakan usia, yang keberadaannya sudah sekitar 50 tahun silam yang didirikan oleh orang tuanya. “Pemugaran rumah selain dibantu dari pemkab menggunakan dana RTLH, juga memanfaatkan bantuan dari desa dan gotong royong masyarakat sekitar” jelas Kades Karangpekel Sri Sugiyanto.

Terpisah Randimin 67 tahun mengemukakan, bahwa saat kejadian sedang bersama istrinya di dalam rumah yang rusak akibat tertimpa pohon Munggur karena terjangan angin puting beliung beberapa hari yang lalu. “Untung saya bersama istri selamat dari reruntuhan rumah akibat tertimpa pohon Munggur yang roboh akibat keterjang angin puting beliung beberapa hari yang lalu “jelas Randimin.

telah dibaca: 43 kali

Bagikan melalui:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *