PMI Buka Pos Kesehatan di Ceper

KOTA – Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Klaten melebarkan sayap dalam pelayanan masyarakat dengan membuka Pos Kesehatan PMI di Desa Kurung, Kecamatan Ceper, Klaten. Posko yang buka selama 11 jam sehari itu, mirip dengan praktik dokter yang dilengkapi dengan mobil ambulans. ”Posko dibuka akhir Desember 2016, dan sudah mulai beroperasi melayani masyarakat. Setiap hari buka pukul 08.00 sampai 19.00 dengan ditunjang tenaga dokter umum, paramedis, apoteker dan driver ambulans. Pada tahap awal, hari besar dan minggu tutup,” kata Ketua PMI Klaten, Purwanto AC.

Hal itu diungkapkan di selasela musyawarah kerja (musker) PMI Klaten tahun 2017 di aula lantai 3 Markas PMI Jalan Veteran, Klaten Utara, Selasa (10/1).

Kegiatan yang dibuka Sekda, Jaka Sawaldi, itu diikuti 85 peserta terdiri atas pengurus PMI kabupaten, PMI kecamatan, dan perwakilan TSR/ KSR. ”Pos Kesehatan PMI menempati bangunan bekas warung DKK yang kami sewa. Lahannya luas, namun kami belum melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Operasional pos akan dipantau selama tiga bulan, setelah itu dievaluasi apa saja kekurangan yang harus dibenahi,” tegas Purwanto.

Menjadi Ruh

Saat ini, PMI sudah mempunyai gedung megah berlantai tiga lengkap dengan klinik yang melayani rawat inap, perawatan gigi dan fisioterapi. Meski demikian, tugas utama PMI dalam melayani transfusi darah dan terjun dalam berbagai kegiatan kemanusiaan tetap menjadi hal yang utama. Sekda Jaka Sawaldi menegaskan jiwa kemanusiaan harus menjadi ruh dalam kinerja PMI, dan menjadi karakter lembaga. Etos kerja PMI tercermin dalam program kerja dan kegiatannya.

Karya besar tak harus berupa kegiatan monumental, tapi kerja kecil bisa bernilai besar jika dibarengi dengan ketulusan dan keikhlasan. ”Musker diharapkan dapat meningkatkan profesionalisme PMI dalam pelayanan masyarakat, sehingga meningkatkan kepercayaaan masyarakat pada PMI. Daya dukung masyarakat mutlak diperlukan, karena akan menentukan kelancaran peran dan tugas PMI,” tegas Jaka Sawaldi.

Ketua panitia musker, Sri Suhardo mengatakan, musker digelar untuk menyampaikan laporan pertanggungjawaban kegiatan tahun 2016 dan membahas program kerja tahun 2017. Kegiatan juga merencanakan berbagai hal yang akan dilaksanakan oleh pengurus selama setahun ke depan.

Kegiatan musker berlangsung sehari dihadiri 17 peninjau dari PMI Jateng, dewan kehormatan dan lainnya. Paparan realisasi program kerja tahun 2016 dilakukan oleh Wakil Ketua PMI Klaten, Rantiman, baik kegiatan kemanuasiaan, donor darah, pelayanan publik hingga pembangunan fisik.

Sumber

telah dibaca: 22 kali

Bagikan melalui:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *