Samsat Klaten Raup Pemasukan Sebesar Rp 16,84 Miliar sepanjang Tahun 2017

Klaten – Program penghapusan denda Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) maupun pembebasan Bea Balik Nama (BBN) II di Jawa Tengah menghasilkan Rp 16,84 Miliar sepanjang tahun 2017. Kedua layanan tersebut diatur dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 44 Tahun 2017.

“Tertinggi pada bulan September sebesar Rp 2,4 Miliar atau 11.526 objek. Adapun realisasi total pembayaran tunggakan tahun 2017 mencapai Rp 16,84 miliar dari 76.341 obyek pajak,” ujar Kepala Unit Pelayanan Pajak Daerah (UPPD) Samsat Klaten, Sri Harnani.

BBN selama 2017 mencapai 11.750 obyek sedangkan untuk Penghapusan denda Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sebnayak 50.175 obyek. Program ini masih didominasi oleh kendaraan roda dua. salah satu faktor tunggakan pembayaran lantaran minimnya kesadaran wajib pajak untuk membayarkan sebelum jatuh tempo. Padahal Samsat telah memberikan berbagai kemudahan untuk membayar pajak.

“Selain di Kantor Samsat Klaten Kota, Samsat cabang pembantu Delanggu, dan Prambanan, masyarakat juga bisa memanfaatkan layanan Samsat Siaga keliling di kecamatan. Belum lagi membayar lewat aplikasi Sistem Administrasi Kendaraan Pajak Online (Sakpole),” ungkapnya.

 

Bagikan melalui:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *