Sebanyak 17.659 Siswa SMP Klaten Mengikuti UNBK Tahun 2017

IMG_3649
IMG_3651

Klaten, Selasa (02/05) Pelaksana tugas (Plt) Bupati Klaten Hajah Sri Mulyani melakukan Supervisi (meninjau) langsung pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Tahun 2017 Sekolah Menengah Pertama (SMP) setempat. Kegiatan didampingi kepala Dinas Pendidikan setempat haji Pantoro, ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sunardi dan sejumlah pejabat yang lain, dilakukan di SMPN 3 dan SMPN 1 Klaten.

Dalam supervisinya, kedatangan Plt Bupati Klaten diterima kepala sekolah dan sejumlah guru dan panitia ujian sekolah setempat. Di SMP Negeri 3 diterima kepala sekolahnya Widada dan para guru, dan di SMP Negeri 1
kedatangannya diterima kepala sekolahnya haji Ismadi dan guru yang lain. Di kedua sekolah tersebut, Plt bupati langsung meninjau pelaksanaan UNBK dari luar ruangan, sementara untuk di SMPN 1 Klaten memasuki ruang kelas bagi calon peserta UNBK yang sedang menerima pembekalan dari para guru setempat, sembari memompa semangat calon peserta ujian untuk semangat berjuang agar membuahkan hasil yang memuaskan.

Menjawab pertanyaan Plt Bupati Klaten Hajah Sri Mulyani mengatakan, para siswa dan panitia UNBK setempat siap melaksanakan ujian. Mereka selain telah menerima pembekalan dari guru, juga telah belajar dengan giat
serta diajak untuk berdo’a sesuai agama dan kepercayaan masing-masing agar yang mereka lakukan dapat membuahkan hasil yang memuaskan.

Terpisah kepala Dinas Pendidikan Klaten haji Pantoro ditengah acara kunjungannya mengatakan, tahun 2017 ini keseluruhan siswa Sekolah menengah pertama yang mengikuti UNBK sebanyak 17.659 siswa yang berasal dari 79 sekolah negeri melakukan Ujian Nasional Berbasis Komputer dan 52 sekolah swasta. dan melakukan ujian nasional berbasis kertas dan pensil (UNKP). “Untuk pengawasan sistim UNBK dilakukan silang dan UNKP biasa, sesuai ketentuan dan peraturan yang berlaku” jelasnya.

Mata pelajaran yang diujikan, dijelaskan Pantoro, untuk ujian Nasional yang diujikan meliputi Bahasa Indonesia, matematika, Bahasa Inggris dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Untuk dapat meraih hasil yang maksimal, diterapkan pola 1821 ( matikan Televisi dan handphone pada jam 18 hingga 21.00 ) untuk melakukan belajar, agar apa yang diinginkan membuahkan hasil yang maksimal. “Pola 1821 ini harus mendapat dukungan penuh dari para orang tua siswa dan lingkungannya agar siswa meraih hasil ujian yang maksimal” ujarnya.

Sementara keterangan dari kepala SMPN 3 Klaten Widodo menyebutkan, bahwa tahun 2017 jumlah peserta ujian disekolahnya sebanyak 272 siswa, dibagi dalam 3 sesi memanfaatkan 3 laboratorium komputer. Sedang kepala SMPN 1
Klaten haji Ismadi mengemukakan, bahwa jumlah peserta UNBK disekolahnya sebanyak 337 orang, terbagi dalam 3 sesi memanfaatkan 4 ruang laboratorium. “Sekolah telah menyiapkan pembekalan bagi para peserta ujian dan menyiapkan genset untuk tenaga listrik yang memadai sebagai cadangan, manakala terjadi pemadaman aliran listrik dari Perusahaan Listrik Negara” jelas kepala SMPN 1 Ismadi.

telah dibaca: 29 kali

Bagikan melalui:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *