Pelantikan Pejabat di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Klaten dengan OPD Baru

Klaten – Kamis (12/01) di gedung pendopo kompleks perkantoran Sekretariat Daerah (Setda) kabupaten Klaten diselenggarakan acara Pengambilan Sumpah Janji, Pengukuhan dan Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, pejabat pengawas dan pejabat fungsional yang diberi tugas tambahan di Lingkungan Pemerintah kabupaten Klaten. Pelantikan sebanyak 720 pejabat baru yang dilakukan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Klaten Hajah Sri Mulyani, disaksikan Sekretaris Direktorat Jenderal (Dirjend) Otonomi Derah (Otda) Kementrian Dalam Negeri Ansyal Mustana, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Propinsi Jateng Edy Joko Pramono, Muspida, Pimpinan dan Anggota DPRD serta undangan yang lain.

Sejumlah pejabat yang dilantik meliputi pejabat Eselon II sebanyak 21 terdiri Sekretraris Daerah, para staf ahli bupati, para Asisten Sekda, kepala Dinas dan kepala Badan, Inspektur kabupaten dan kepala satuan Polisi Pamong Praja. Disamping itu juga pejabat Eselon III sebanyak 143 orang meliputi kepala kantor, kepala Bagian Setda, Sekretaris Badan Dinas,  Kepala Bidang, Kepala Sub Dinas , Camat dan Sekretaris kecamatan, Serta 520 pejabat eselon IV meliputi kepala Seksi, kepala Sub Bidang dan   36 pejabat Fungsional.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Klaten Hajah Sri Mulyani dalam sambutannya mengatakan,  seluruh pejabat dan ASN agar meninggalkan perilaku salah, praktik pungutan kotor, bekerja diatas kebenaran demi kepentingan rakyat. Maka jangan suka bermewah-mewah tapi dengan membiasakan hidup sederhana, untuk kebahagiaan keluarga. ‘’Saya sadar sepenuhnya bahwa tugas memimpin 1,5 juta jiwa penduduk bukan pekerjaan mudah, maka semua pihak diminta mendukung pemerintahan dan pembangunan untuk menggapai masyarakat Klaten yang sejahtera‘’ ujarnya.

Lebih lanjut Sri Mulyani mengatakan, jajaran Pemkab harus kompak dan mau bekerja sama, saling mendukung demi kepentingan masyarakat dengan tidak mengutamakan ego pribadi yang sempit dan dapat merugikan kepentingan rakyat. Mengingat masih banyaknya tugas yang harus ditangani, maka semua OPD teknis agar mengevaluasi secara mendasar semua layanan publik. ‘’Buatlah sistem layanan yang mudah, cepat, terukur dan prima, karena pelayanan publik tidak sekedar menyelesaikan urusan rakyat, tapi bagaimana memberikan layanan yang dapat menyenangkan hati masyarakat‘’ tandasnya.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dalam sambutannya mengatakan, masyarakat Klaten jangan berkepanjangan dalam kesedihan dan segera bangkit untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat. Maka agar tidak terjadi beban adanya sejumlah jabatan yang masih kosong sebaiknya dilelangkan untuk memilih siapa yang sekiranya mampu menduduki jabatan tersebut.

telah dibaca: 206 kali

Bagikan melalui:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *