Siaran RSPD Kian Digemari Masyarakat, Apa Buktinya?

Klaten Radio siaran berplat merah alias RSPD Klaten seiring waktu kian digemari masyarakat.  Hal ini bisa dilihat dari pendapatan iklan yang terus meningkat, bahkan dua kali lipat di semester pertama tahun anggaran 2017.

Herdina Luber Sayekti petugas pencatat penerimaan iklan RSPD mengatakan sampai semester satu atau awal Juli 2017 pendapatan iklan RSPD tercatat Rp 24.488.000,- dari target pendapatan setahun sebesar Rp 11.488.000,-.  Ini artinya sampai separuh tahun anggaran pendapatan iklan RSPD sudah lebih dari 200 persen.  Diproyeksi sampai akhir tahun 2017 pendapatan iklan tidak saja melebihi target, bahkan  bisa dicapai tiga kali lipat.  Kebanyakan jenis iklan yang masuk kata Dina adalah iklan obat, toko bangunan, rumah makan dan iklan pariwara pendidikan.

Isnaeni Kepala Sub Bagian Analisis dan Kemitraan Media mengatakan naiknya iklan RSPD bisa menjadi indikator bahwa RSPD semakin diminati masyarakat.  Buktinya banyak pelaku usaha yang memasang iklannya di radio milik Pemkab Klaten.  Saat ini kata Isnaedi program tayangan budaya masih menjadi siaran unggulan. Siaran langsung wayang Selasa Kliwon, ketoprak Jumat Legi, Karawitan, Uyon-Uyon sampai siraman rokhani pagi beriman menjadi favorit masyarakat.

Berdasarkan data yang  dihimpun Bagian Humas Setda Klaten, RSPD  menjadi salah satu radio pemerintah yang masih eksis bertahan di tengah persaingan radio saat ini.  Ketika tidak sedikit radio pemerintah gulung tikar, Pemkab Klaten tetap bertahan menjaga RSPD sebagai media komunikasi publik. Bahkan salah satu awak penyiar yakni Yunita Kusharjanti  atau akrab disapa Mbak Dea terpilih sebagai Penyiar terbaik 2017 oleh Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Jawa Tengah. Tahun  ini RSPD Klaten telah memasuki usia emas 50 tahun dan setia menemani masyarakat di pancaran gelombang 91,6 FM

telah dibaca: 15 kali

Bagikan melalui:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *