SOSIALISASI GRATIFIKASI

0731_sosialisasi gratifikasiKlaten – Kamis ( 30/07) di raung rapat B2 Setda Kabupaten Klaten berlangsung Sosialisasi tentang Gratifikasi diikuti oleh oleh kepala SKPD, para Camat, pimpinan BUMD dan auditor di lingkungan ispektorat.  Kegiatan menampilkan nara sumber Direktur Gratifikasi Komisi Pemberantasan Korupsi Juned Junedi itu mengetengahkan materi HADIAH BERBUAH MUSIBAH .

Kepala Inspektorat kabupaten Klaten, Syahruna mengemukakan, sosialisasi Gratifikasi dimaksudkan sebagai upaya untuk Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi dengan menerapkan prinsip tata pemerintahan yang baik. Disamping itu sekaligus untuk memberikiaan pemahaman terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) setempat tentang Gratifikasi sebagai tindak pidana korupsi.

Direktur Gratifikasi KPK Juned Junedi dalam makalahnya mengemukakan, klasifikasi korupsi berdasarkan ketentuan yang berlaku adalah perbuatan yang menimbulkan kerugian keuangan negara, suap, gratifikasi, penggelapan dalam jabatan, pemerasan, perbuatan curang dab dan konflik kepentingan dalam pengadaan. “ Definisi Gratifikasi dalam arti luas adalah pemberian uang, barang, rabat (discont), komisi, pinjaman tanpa bunga, tiket perjalanan, fasilitas penginapan, perjalanan wisata, pengobatan Cuma-Cuma dan fasilitas lain “ ujarnya.

Gratifikasi dalam prespektif pencegahan korupsi, dijelaskan Juned, adalah sebagai sarana pencagahan atas terjadinya suap. Sanksi terhadap perbuatan ini berdasarkan pasal 12B ayat (2) UU Nomor 20 tahun 2001 adalah Pidana penjara seumur hidup, paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda peling sedikit Rp 200 juta paling banyak Rp 1 milyar.

telah dibaca: 231 kali

Bagikan melalui:

Comments are closed