Taman Lampion Akan Dilengkapi Miniatur Tempat Peribadatan Semua Agama di Indonesia

IMG_5202
IMG_5180
IMG_5188

Selasa  (24/01) Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Klaten Hajah Sri Mulyani mengunjungi Taman Lampion Klaten yang berada di kelurahan Bareng Lor kecamatan Klaten Utara. Kegiatan didampingi oleh Sekda Haji Jaka Sawaldi, Ketua BAPEDA Bambang Sigit Sinugraha, Ketua BPBD Bambang Giyanto, Kepala Satpol PP Sugeng Haryanto, kepala Dinas perhubungan Purwanto AC dan pejabat lain, diterima Camat Klaten Utara Endang Widowati dan Muspida didampingi kepala kelurahan dan Kepala Desa se-Klaten Utara serta pengelola Taman setempat.

Menjawab pertanyaan wartawan, Plt Bupati Sri Mulyani mengatakan, penyediaan Taman sebagai arena publik dimaksudkan untuk menyediakan tempat hiburan segar bagi keluarga dan masyarakat Klaten sekitarnya. Karena taman yang lumayan rimbun ini bisa untuk bersantai dan menghilangkan kepenatan atau berolah raga jalan sehat bagi masyarakat yang menginginkannya. “Kedepan taman yang menjadi kebanggaan masyarakat Klaten ini akan dilengkapi dengan miniatur tepat peribadatan semua agama yang ada di Indonesia ” terangnya.

Kepada instansi dan masyarakat sekitar, bupati berharap, agar tetap dapat menjaga kebersihan lingkungan taman agar tetap sedap dipandang mata. Disamping itu untuk menjaga keindahan agar para pedagang yang berada di depan pintu masuk bisa bongkar pasang agar tidak mengganggu ketertiban dan keindahan taman “Setelah selesai berjualan lapak yang digunakan hendaknya dibongkar sendiri oleh pedagang agar tetap terjaga kebersihan dan keindahan lingkungan taman ” pintanya.

Hubungannya dengan pembongkaran kantor BAPERMAS untuk membuka akses jalan, Plt bupati minta agar dilakukan kajian mendalam terkait untung dan ruginya pembongkaran. Sekiranya banyak menguntungkan, program bisa dilanjutkan, namun kajian perlu diperdalam terlebih dahulu agar tidak ada kerugian dimasa datang. “Setelah melalui kajian yang mendalam dan tidak mengakibatkan kerugian, maka program dapat dilanjutkan ” ujarnya.

Ketua BAPEDA Bambang Sigit Sinugraha, menjelaskan, konsep membuka akses baru pintu terdapat pintu masuk lengkap dengan tempat parkir kendaraan pengunjung. Sebelum memasuki taman pengunjung melewati jembatan dan kolam ikan yang berada dibawah jembatan penyebrangan.

telah dibaca: 134 kali

Bagikan melalui:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *