Tarling Sebagai Ajang Silaturahmi

DSCF0030
DSCF0036

Klaten – Plt Bupati Klaten Hajah Sri Mulyani dalam sambutannya mengatakan, “Kegiatan sholat Tarawih keliling selain untuk mencari pahala dari Allah juga terkandung hikmah yang berdimensi insaniyah seperti terjalinnya silaturahim khususnya antara pejabat pemerintah dan masyarakat. Ini penting dalam rangka membangun kebersamaan menyatukan visi dan secara bersama-sama menyelesaikan setiap permasalahan yang ada di Klaten. Kita harus membangun semangat baru untuk menuju kepada kehidupan masyarakat yang lebih baik dari sebelumnya” tandasnya Kamis ( 08/06) malam.

Tim Sholat Tarawih Keliling (Tarling) Musyawarah pimpinan daerah (Muspida) Klaten tahun 1438 H / 2017 Masehi melaksanakan Sholat Tarling putaran 5 di masjid Roudlotuzzahidin  dukuh Tegalarum Desa Kunden Kecamatan Karanganom. Tim terdiri dari unsur Muspida, Ketua Pengadilan Negeri Hisbullah Idris, Sekda, Staf Ahli bupati, Asisten Sekda, dan pimpinan organisasi perangkat daerah,  dipimpin  Pelaksana tugas (Plt) Bupati Klaten Hajah Sri Mulyani, dalam amalan bulan Ramadhan tersebut dimanfaatkan sekaligus dimanfaatkan untuk menyerahkan bantuan uang penyelenggaraan sebesar Rp. 15 juta kepada Muhdi Salam ketua Takmir masjid  setempat, dan enam mushab al Qur’an dari Kemenag Klaten oleh Wahib Adhib  kepada orang yang sama.

Ibadah sholat malam di bulan Ramadhan diikuti ratusan umat Islam sekitar, muspika se eks pembantu bupati Klaten wilayah Jatinom  dan lain-lain memenuhi masjid berukuran 10 meter x 10 meter, teras kanan kiri dan belakang serta halaman  itu, dipimpin oleh Iman sholat Komarrudin. Sedang ceramah agama disampaikan oleh ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Haji Hartoyo dengan mengangkat tema Salah Satu Hikmah / Hasil Puasa Menumbuhkan Kepekaan Sosial.

Lebih lanjut bupati mengatakan, melalui sholat Tarwih Keliling akan dapat menumbuh suburkan rasa kebersamaan, dimana  dewasa ini semangatnya semakin luntur akibat dampak negatif arus globalisasi yang menebar virus egoisme dan individualisme. Disamping itu kita dapat saling kenal dan memahami, yang kemudian diharapkan tumbuh perasaan suka saling menolong. “Amal perbuatan inilah yang akan menjadi basis terbentuknya kesetiakawanan, kebersamaan dan persaudaraan” ujarnya.

Menurut Plt Bupati, pelaksanaan Sholat berjamaah mendidik orang tertib berorganisasi yang terpimpin, karena saat sholat demikian makmum tidak diperkenankan bergerak mendahului imam, karena imam dipilih untuk diikuti. Begitu juga diluar sholat, makmum yang baik adalah makmum yang taat pada imamnya, selama imam tidak memerintahkan untuk berbuat maksiat.

Sementara Ketua MUI Klaten haji Hartoyo dalam ceramahnya antara lain mengatakan, salah satu tanda puasa seseorang berhasil adalah sifat dermawannya semakin nampak. Sehingga seseorang yang sebelum puasa kurang dermawan, maka bila dia berhasil puasanya terdapat perubahan yang menonjol yakni menjadi dermawan.

telah dibaca: 34 kali

Bagikan melalui:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *