Pilkades Berjalan Lancar, 220 Kepala Desa Terpilih Diajak Ngopi Bareng

Klaten – Pasca pilkades serentak yang di gelar 13 Maret 2019 lalu, sebanyak 220 calon kepala desa terpilih yang tersebar di 26 kecamatan se-Kabupaten Klaten menanti untuk dilantik secara resmi pada 16 Mei 2019 mendatang. Sudah banyak tugas menanti bagi para kades setelah pelantikan nanti.

Bupati Klaten, Hj. Sri Mulyani berkesempatan mengundang para Kepala Desa terpilih untuk sarapan dan ngopi bareng di rumah Dinas Bupati pada Selasa (09/04/2019). Turut hadir dalam kesempatan tersebut Forkompinda, Muspida serta camat se-Kabupaten Klaten.

Kepala Dispermasdes, Joko Purwanto S.Sos menuturkan pertemuan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kinerja pemerintah dalam hal ini pemerintah desa dalam rangka mendukung visi dan misi Kabupaten Klaten yang maju, mandiri dan berdaya saing. Joko mengingatkan bagi para kepala desa pasca pelantikan nanti dapat menjalankan roda pemerintahan desa sesuai dengan UU yang berlaku. “Kami berharap 3 bulan setelah pelantikan, RPJMDes sudah jadi sebagai bekal untuk menjalankan tugas”, tegas Joko

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Pengadilan Klaten, Albertus Usada SH.MH., menyatakan sampai saat ini tidak ada laporan yang masuk ke pengadilan terkait penyelewengan peraturan Pilkades kemarin. Namun demikian beliau tetap menghimbau bagi para kepala desa untuk selalu berdialog dengan warga jika dirasa masih ada penyelewengan peraturan Pilkades.

Kapolres Klaten, AKBP Aries Sandi S.IK berpesan bagi para Kepala Desa yang terpilih untuk berhati – hati dalam menggunakan dana desa dan digunakan untuk kegiatan yang dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Diperlukan sosialisasi agar dana desa tidak disalahgunakan karena telah banyak laporan yang masuk ke kepolisian terkait penyalahgunaan dana desa.

Senada dengan hal tersebut, Bupati Klaten juga menekankan dan menghimbau agar dana desa dikelola dengan hati – hati. Bupati juga berpesan kepada Kepala Desa terpilih untuk melanjutkan program dan kegiatan yang telah berjalan pada periode sebelumnya demi keberlanjutan pembangunan di tingkat desa.

“Dana Desa bisa dimanfaatkan untuk usaha BUMDes. Dari 391 desa di kabupaten Klaten, 226 desa sudah membuat BUMdes. Bagi yang belum, mari didorong untuk menemukan potensi yang ada.” Imbuh Hj Sri Mulyani. Beliau juga menuturkan BUMDes bisa menjadi solusi untuk mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan.

“Dalam program anggaran perubahan 2019, setiap warga miskin di rumahnya akan ditempel stiker, supaya dapat teridentifikasi dengan jelas yang benar – benar miskin dan yang mengaku miskin biar malu”, tegas Bupati.

Tak ketinggalan Bupati menambahkan beberapa program yang perlu disosialisasikan kepada masyarakat desa terkait program Pemerintah Kabupaten Klaten seperti kota bunga sejuta warna, matur ibu dan matur dokter yang call centernya dilayani 24 jam. Terakhir Bupati mengingatkan untuk disosialisasikan pemilu Pileg dan Pilpres 17 april besok supaya masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya dan tidak golput.

WhatsApp Image 2019-04-09 at 10.54.29 (1)
WhatsApp Image 2019-04-09 at 10.54.29

telah dibaca: 66 kali

Comments are closed.