302 Warga Miskin Di Cawas Mendapat Bantuan RTLH

Klaten – Bupati Klaten Sri Hartini menyerahkan bantuan pemugaran Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dengan nilai sebesar Rp 2,4 milyar untuk masyarakat tidak mampu di Kecamatan Cawas. Bantuan bersumber dari dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2016 diperuntukkan untuk pembangunan 302 unit rumah dengan alokasi dana bantuan masing-masing sebesar Rp 8 juta.

Serah terima bantuan secara simbolis dilakukan di Aula kantor Kecamatan Cawas dari Bupati kepada empat orang perwakilan, Rabu (11/5). Penyerahan tersebut  disaksikan Wakil bupati Hajah Sri Mulyani , ketua komisi I DPRD Bondan Zakaria kepala Bapedda Hajah Surti Hartini, Bapermas Herlambang Jaka Santosa, Inspektorat dan kepala SKPD lainnya.

“Program pemugaran RTLH sebenarnya merupakan kebijakan pemerintah yang bersifat stimulan, yang mengedepankan kemampuan swadaya masyarakat. Tanpa ada kepedulian masyarakat sekitar, progam ini tidak akan berjalan sebagaimana yang diharapkan, maka peran tokoh masyarakat dan pengurus lembaga setempat sangat dibutuhkan,”tutur Bupati Klaten, Sri Hartini.

Kepala Bapermas Klaten Herlambang Jaka Santosa didampingi stafnya Widada saat ditemui disela acara berlangsung mengatakan, tahun ini  jumlah bantuan pemugaran RTLH sebanyak Rp 8 milyar untuk seribu unit rumah. Penyerahan di kecamatan Cawas ini total bantuan sebanyak Rp. 2,416 milyar untuk 301 warga di 18 desa kecamatan Cawas dan 1 unit untuk warga Desa Ringin putih Kecamatan Karangdowo. ” Mulai tahun 2011 sampai saat ini (2016) Pemkab Klaten telah mengalokasikan anggaran pemugaran RTLH sebanyak 3500 unit “ujarnya.

Semenatar itu, Kepala Desa Bawak Ponidi dalam penjelasnnya mengatan, 2016 ini warga nya menerima bantuan pemugaran RTLH sebanyak 30 unit. Sebelumnya di 2015 lalu menerima bantuan pemugaran sebanyak 34 unit dan 2014 sebanyak 17 unit, sehingga keseluruhan yang diterima sebanyak 81 unit. “Kondisi saat ini jumlah RTLH yang belum terseleseikan saat ini masih sebanyak 25 unit yang akan diajukan pada tahun mendatang,”tuturnya.

telah dibaca: 66 kali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *