9 Pasien Covid-19 Sembuh, Masyarakat Diminta Tetap Disiplin Pakai Masker

 

KLATEN– Meskipun saat ini masih terjadi penambahan kasus di Kabupaten Klaten, tetapi hari ini Jumat (26/6) sebanyak 9 pasien Covid-19 asal Klaten resmi dinyatakan sembuh. Berita kesembuhan tersebut bak angin segar bagi penanganan Covid-19 di Kabupaten Klaten.

Kesembuhan pasien tersebut, delapan diantaranya pasien asal Kecamatan Klaten Tengah yang sebelumnya dirawat di RS JIH Yogyakarta. Satu lainnya merupakan warga Kecamatan Ceper yaitu laki-laki berusia 28 tahun berinisial RAZ yang  sebelumnya dirawat di RSD Bagas Waras.

Meskipun demikian, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan (PP) Covid-19 Kabupaten Klaten Sri Mulyani menegaskan bahwa masyarakat harus memakai masker ketika beraktivitas diluar rumah. Guna mencegah penularan virus.

“Dengan adanya kesembuhan 9 orang pada hari ini, tentunya patut kita syukuri dan juga jadi pelajaran karena virus corona ada disekitar kita. Maka kita harus displin pakai masker, cuci tangan pakai sabun dan jaga jarak, itu cara yang paling mudah untuk memutus mata rantai penularan virus” terang Sri Mulyani saat memberikan keterangan resmi di RSD Bagas Waras, Jumat (26/6)

Terlebih lagi di hari ini, imbuh Sri Mulyani, masih terjadi penambahan satu kasus Covid-19 di Kabupaten Klaten. Satu pasien baru tersebut merupakan warga Kecamatan Tulung yang memiliki aktivitas pekerjaan di Kota Semarang. Pasien laki-laki berusia 40 tahun berinisial FWB tersebut kini tengah menjalani perawatan di RSUD Pandanaran Boyolali.

Melihat fakta yang ada, sudah seharusnya masyarakat disiplin dalam menerapkan protokol pencegahan Covid-19. Termasuk untuk mengenakan masker saat beraktivitas di luar rumah dengan dibarengi disiplin menerapkan cuci tangan pakai sabun dan jaga jarak. Langkah-langkah tersebut merupakan cara sederhana untuk melindungi diri agar tidak tertular Covid-19.

Sri Mulyani menegaskan bahwa akan ada sanksi bagi masyarakat yang tidak menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah, yaitu berupa KTP akan ditahan sampai yang bersangkutan memakai masker. Sanksi tersebut akan diterapkan mulai 1 Juli 2020 mendatang.

“Sehingga ini menjadi kebijakan kita bersama tentunya warga masyarakat untuk bisa mendukung, mentaati dan disiplin dengan himbauan gugus tugas maupun Pemkab Klaten. Sehingga dalam memutus mata rantai penyebaran virus ini akan bisa kita lakukan bersama, dengan rasa guyub rukun dan gotong royong mari sama-sama lawan Covid-19 di Klaten ini” pungkasnya.

Sebagai informasi, berdasarkan laman awasicorona.klatenkab.go.id pada Jumat (26/6) jumlah positif kumulatif di Klaten kini mencapai 57 orang. (Tim Liputan Diskominfo Klaten)

telah dibaca: 164 kali

Comments are closed.