Abon Hingga Sambal Pecel, Bekal Khas Pemkab Klaten Untuk Calhaj Klaten

KLATEN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten memberikan bekal makan lokal untuk calon jamaah haji (calhaj) asal Klaten yang segera diberangkatkan ke Tanah Suci, Mekkah, Arab Saudi. Bekal tersebut diberikan agar calhaj asal Klaten lebih nyaman saat berada di Tanah Suci serta dapat fokus beribadah.
Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Setda Klaten, Mujab mengatakan bekal yang diberikan berupa lauk pauk seperti abon, kering kentang, serundeng, dan sambal pecel, sehingga tidak akan memberatkan bawaan calhaj asal Klaten. Dengan bekal tersebut, diharapkan calhaj Klaten tidak perlu membawa bawaan berlebih, khususnya lauk pauk lokal.

“Sehingga persiapan calon jamaah bisa difokuskan untuk kelengkapan ibadah di Tanah Suci. Bekal yang diberikan ini agar calon jamaah haji asal Klaten nyaman, meskipun Pemerintah Pusat melalui Kemenag telah menyiapkan kebutuhan calon jamaah haji Indonesia selama di Arab Saudi,” ungkapnya, Senin (6/6/2022).
Menurutnya bekal tersebut disiapkan menggunakan dana APBD Kabupaten Klaten dan diberikan secara gratis. “Bekal ini sudah disiapkan dan ini sebagai wujud kepedulian Pemkab terhadap calon jamaah haji Klaten. Sebagai bekal tambahan (lauk pauk) saja, jika tidak cocok atau kurang lauk bisa menjadi tambahan,” katanya.

Baca Juga:  Pola Hidup Sehat Harus Jadi Gaya Hidup

Sementara itu, Bupati Klaten, Sri Mulyani mengatakan bekal bagi calon jamaah haji telah disiapkan sejak jauh-jauh hari. Bahkan, kegiatan tersebut sudah menjadi ciri khas Pemkab Klaten setiap kali menjelang keberangkatan calon jamaah haji. Pemberian bekal ini menjadi tanda cinta kepada para jamaah agar tidak merasa jauh dari tanah kelahiran.

“Kita sudah mempunyai ciri khas yaitu, sebagai tondo tresno (tanda cinta) dengan sambal pecel, kering tempe dan yang lainnya,” kata Bupati.

Sri Mulyani juga mengatakan bekal tersebut disiapkan sejak Kemenag menyampaikan bahwa Arab Saudi membuka pintu haji bagi Indonesia.

“Setelah Kemenag menyampaikan bahwa calon jamaah haji Indonesia khususnya Kabupaten Klaten diberangkatkan, saya meminta Sekda dan jajaran untuk mempersiapkan itu semua,” paparnya.
Sebagai informasi, di tahun ini Panitia Pemberangkatan dan Pemulangan Haji (P3H) Klaten akan memberangkatkan 493 calon haji. Pemberangkatan calhaj Klaten dilakukan dua gelombang dalam kloter 13 dan 14.

(ang/Kominfo-klt)

telah dibaca: 53 kali

Comments are closed.