Akibat Tanggul Jebol,45 Hektar Sawah di Cawas Terendam Banjir

KLATEN-Akibat hujan deras kemarin Rabu ( 07/01) mengakibatkan tanggul yang berada di Desa Burikan, Cawas, Klaten jebol. Dampaknya sejumlah 45 hektar lahan pertanian yaitu sawah milik masyarakat yang berada di sekitar tanggul terendam air.
Membuat Bupati Klaten, Sri Mulyani langsung bergegas cek lokasi tanggul di Burikan pada pagi ini (08/01) bersama BBWS, OPD terkait serta pemerintah desa Burikan. Sri Mulyani menyampaikan melihat bagaimana masyarakat terdampak langsung dengan adanya tanggul jebol. Ia berharap nanti semoga airnya segera surut sehingga para petani bisa panen, pada saatnya nanti. Total tanggul jebol di Burikan ada 3, yang besar 1 dan dua kecil. Selain yang ada di Burikan satu tanggul kecil di Karangasem juga jebol dan dibarengi di Gantiwarno juga ada tanggul-tanggul kecil yang jebol.
.
Ia juga langsung memberikan sejumlah bantuan kepada masyarakat di lokasi terdampak tanggul jebol. “Bantuan gotong royong ada logistik, ada kawat bronjong, ada sandbag, logistik makanan untuk gotong royong dan yang lainnya. Kebutuhan masyarakat untuk penanganan tanggul jebol ini. Inshaallah pemerintah daerah siap untuk mencukupinya, yang terpenting masyarakat guyup rukun, mau bergotong royong untuk kebenahan ini. Beserta pak TNI/ Polri juga akan membantu dalam penanganan dengan tanggul jebol” ujarnya
.
Saat ditemui Tim Liputan Diskominfo, salah satu pemilik sawah atau lahan pertanian yang terendam banjir Widodo (65) mengaku sangat berterimakasih, berharap segera ada solusinya. Ia mengatakan rugi bisa mencapai 5 juta per patok sawah, tapi ia mengaku bersyukur karena 85 persen masyarakat turun tangan untuk gotong royong. Widodo juga mengatakan selain akibat air yang cukup deras, tanggul jebol akibat banyak untuk jalan tikus.
“Akibat lubang tikus, banyak lubang tikus. Masuk tikusnya aser ke lubangan air bisa hancur tanah dan bikin mudah jebol. Kalau bisa ya tanggul dikasih permanen, kalau sudah dibikinkan talud kemungkinan kecil terjadi seperti ini” pungkasnya

Penulis Tim Pemberitaan Diskominfo Klaten

telah dibaca: 52 kali

Comments are closed.