Antisipasi Bencana Hidrometeorologi, Pemkab Klaten Gelar Apel Kesiapsiagaan

KLATEN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten menggelar apel kesiapsiagaan bencana di halaman Pendapa Kabupaten Klaten, Jumat (29/10/2021). Apel tersebut digelar sebagai antisipasi potensi bencana hidrometeorologi yang terjadi akibat berubahan iklim dan cuaca.

Turut andil dalam apel tersebut personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten, SAR Klaten, Damkar Klaten, serta personel Polres Klaten, dan Kodim 0723/Klaten. Dalam sambutannya, Bupati Klaten, Sri Mulyani mengingatkan instansi yang andil dalam penanggulangan bencana terkait kondisi Klaten yang masuk dalam wilayah rawan bencana hidrometeorologi. Mulai dari banjir, angin kencang, hingga longsor dan tanah bergerak.

“Selain itu, harus diwaspadai potensi bencana erupsi Gunung Merapi dan gempa bumi yang dapat terjadi sewaktu-waktu,” ungkapnya.

Menurutnya apel kesiapsiagaan ini diperlukan untuk meningkatkan kewaspadaan bersama. Hal ini lantaran penanggulangan bencana tidak dapat hanya diatasi oleh satu pihak, namun dibutuhkan sinergitas lintas sektoral, termasuk di dalamnya unsur TNI dan Polri.

“Apel kesiapsiagaan ini jangan sampai hanya menjadi kegiatan seremonial, namun setiap intansi harus benar-benar mempersiapkan diri menghadapi bencana,” paparnya.

Baca Juga:  Cukup 5 Ribu Saja, Semangkuk Jenang Gempol Bu Kiryanti Pandanrejo Siap Disantap

Selain itu, Bupati menambahkan selain menghadapi bencana alam yang merupakan dampak perubahan iklim dan cuaca, saat ini Kabupaten Klaten juga masih menghadapi bencana non-alam berupa pandemi Covid-19 yang masih berlangsung hingga saat ini. Karenanya dibutuhkan kewaspadaan ekstra dan tidak mengabaikan satu di antaranya.

“Saat ini pandemi masih berlangsung, meskipun Klaten sudah berada di level 2 namun virus ini masih ada. Apalagi menjelang libur Natal dan Tahun Baru yang berpotensi memunculkan gelombang ketiga penularan seiring peningkatan mobilitas masyarakat. Karena itu, di era new-normal ini tidak hanya fokus pada penanganan bencana alam, namun juga penanggulangan pandemi. Begitu juga tidak hanya fokus pada penangan pandemi tapi kurang memperhatikan potensi bencana alam yang bisa terjadi sewaktu-waktu,” katanya.

Tim Pemberitaan Diskominfo Klaten

telah dibaca: 57 kali

Comments are closed.