Atlet Peraih medali Porprov 2018 terima Bonus dari Bupati Klaten

Klaten- Atlet peraih medali pada ajang Porprov 2018 kini dapat bernafas lega. Bupati Klaten Hj. Sri Mulyani didampingi Ketua KONI Klaten Otto Saksono menyerahkan bonus medali atas prestasi yang mereka raih pada ajang Porprov 2018 yang telah diselenggarakan pada 19-25 Oktober 2018 lalu. Penyerahan dilaksanakan pada Selasa (12/2) malam di Pendopo Pemkab Klaten, dihadiri Asisten Tata Pemerintahan dan Kesra Ronny Roekmito, perwakilan Forkompimda, tokoh olahraga Klaten, dan tamu undangan. Tampak hadir atlet, pelatih dan official kontingan Porprov Klaten, sesepuh KONI, segenap pengurus KONI, dan pengurus cabang olahraga.

Bonus terbanyak diraih Artika Listiana Safitri dari cabang panahan yang berhasil meraih 3 emas dan 1 perunggu dengan total bonus Rp 97,5 juta. Peringkat kedua diraih Isa Iriawan dari cabang gantole dengan bonus Rp 75 juta. Sedangkan atlet yunior berprestasi Cahya Erinjaya dari cabang renang dengan bonus Rp 50 juta. Sedangkan untuk pelatih, Bonus terbesar diraih oleh pelatih panahan dengan nilai total Rp 45 juta.

Pemkab Klaten telah mengucurkan dana hibah sebesar Rp 4,5 miliar untuk membiayai persiapan hingga pelaksanaan Porprov. Dana tersebut telah digunakan sebesar Rp 3,9 miliar dan sisanya sudah dikembalikan ke kas daerah. Sedangkan untuk bonus menghabiskan anggaran total Rp 1,8 miliar dengan rincian Bonus emas Rp 25 juta, perak Rp 15 juta dan perunggu Rp 10 juta. Sedangkan atlet dan pelatih yang tidak mendapatkan medali rata – rata di berikan Rp. 1,5 juta per orang.

 

‘’Alhamduillah penyerahan penghargaan bagi atlet dan pelatih berjalan lancar. Meski pun tidak berhasil membawa pulang medali, tapi semua kontingen sudah berusaha semaksimal mungkin. Karenanya, kami memberi penghargaan”. Ujar Otto Saksono

 

Pekan Olah raga Provinsi (porprov) 2018 di ikuti oleh 35 Kabupaten/kota dengan peserta sebanyak 6.343 atlet serta 1.864 pelatih dan official. Event yang di selenggarakan setiap 4 tahun sekali ini mempertandingkan 690 nomor dari 46 cabang olahraga dengan venue yang tersebar di 9 kabupaten /Kota yaitu Solo, Klaten, Boyolali, Sukoharjo, Wonogiri, Sragen, Karanganyar, Semarang dan Bloral.

Dalam kesempatan tersebut, Kabupaten Klaten mengirimkan sebanyak 199 atlet dan pelatih/officil dengan mengikuti 86 nomor dari 25 cabang olahraga. Kontingen Klaten berada di peringkat 12 dengan membawa pulang 17 medali emas, 18 perak dan 22 perunggu. Panahan yang diharapkan meraih 15 emas, hanya membawa pulang 8 emas, namun beberapa cabang yang tidak ditarget justru meraih medali.

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Klaten, Ronny Roekmito mengatakan, hasil Porprov 2018 harus menjadi bahan evaluasi terutama pada siatem pembinaan olahraga Klaten. KONI harus terus melakukan penjaringan atlet berprestasi sejak usia dini untuk dibina menjadi atlet berprestasi.

‘’Bila tidak berhasil meraih medali jangan dimaknai sebagai kegagalan, karena ke depan masih ada kesempatan untuk berprestasi yang lebih baik. Bagi atlet yang dapat medali emas jangan terlalu puas karena bisa jadi bumerang dan malas berlatih. Terus tingkatkan semangat agar prestasi lebih meningkat,’’ pesan Ronny

WhatsApp Image 2019-02-14 at 09.41.46
WhatsApp Image 2019-02-14 at 09.41.44
WhatsApp Image 2019-02-14 at 09.41.45

telah dibaca: 37 kali

Comments are closed.