Berpisah 25 Tahun, Mbah Ranto Dipersatukan Dengan Wartini Lewat BAZNAS Klaten Mantu

KLATEN – Cinta Lama Bersemi Kembali, ungkapan tersebut menggambarkan kisah cinta Ranto Wardoyo (84) dengan Wartini (57) satu dari 12 pasang pengantin yang dinikahkan secara massal lewat program BAZNAS Klaten Mantu, Senin (13/9/2022). Keduanya sempat berpisah selama 25 tahun hingga akhirnya dipersatukan dalam ikatan pernikahan yang sah menurut agama dan negara.

Hiruk pikuk mewarnai suasana di aula Masjid Raya Klaten sejak pagi hari. Para panitia penyelenggara tengah sibuk mempersiapkan acara ijab kabul bagi 12 pasangan calon pengantin yang difasilitasi BAZNAS Klaten untuk menikah secara cuma-cuma, Senin pagi. Sementara, para calon pasangan pengantin tengah dirias di gedung Sunan Pandanaran. Dengan mengenakan pakaian pengantin adat Jawa-Solo bernuansa putih, Ranto dan Wartini bersama 11 pasangan lainnya menuju aula Masjid Raya Klaten dengan menaiki becak yang telah dihias.

Tak ubahnya dengan acara pernikahan pada umumnya, nikah massal BAZNAS Klaten Mantu tersebut berlangsung secara khidmat. Pasrah pinampi atau menyerahkan pasangan pengantin dilakukan oleh petugas BAZNAS Klaten. Selanjutnya para mempelai duduk di depan penghulu yang telah disiapkan Kantor Kemenag Kabupaten Klaten.

Secara serentak, para mempelai pria mengucapkan ijab kabul di depan penghulu dengan emas kawin seperangkat alat salat dan uang tunai Rp 500 ribu. Saksi dari keluarga dan perangkat desa asal mempelai pun menyatakan ‘sah’ serta dilanjutkan doa bersama.

Baca Juga:  Gubernur Jawa Tengah Membuka Pencanangan Desa Bersih Narkoba di Kabupaten Klaten

Ranto mengatakan ia telah hidup bersama Wartini tanpa ikatan pernikahan yang resmi secara agama dan negara selama tujuh tahun. Wartini sejatinya mantan istri pertamanya yang bercerai 25 tahun silam. Keduanya lantas membina biduk rumah tangga bersama pasangan barunya.

Ranto sempat menikah hingga dua kali selepas berpisah dengan Wartini, namun istri-istrinya lebih dulu meninggal dunia. Akhirnya Ranto dan Wartini memutuskan rujuk meski belum resmi secara dokumen negara.

“Kalau ditanya gimana perasaannya, ya pasti senang. Akhirnya bisa menikah, hidup bersama jadi lebih tentram karena sudah sah,” ujar Ranto usai menjalani prosesi ijab kabul.
Wajah sepuhnya tak bisa menutupi raut kebahagiaan yang dirasakan bapak 14 anak dan kakek 35 cucu ini. Pun demikian dengan Wartini yang tampak malu-malu namun terpancar aura bahagia dari wajahnya yang tertutup masker putih.

Bupati Klaten, Sri Mulyani yang hadir dalam acara tersebut mengucapkan selamat dan turut berbahagia atas pernikahan 12 pasangan pengantin dari berbagai daerah di Klaten. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Klaten yang melakukan inovasi pentasarufan zakat infaq shodaqoh (ZIS) melalui program BAZNAS Klaten Mantu.

Baca Juga:  Sah! Pemain PSIK Klaten Tandatangani Kontrak Liga 3 Jateng 2022

“Saya ucapkan selamat kepada 12 pasangan pengantin yang menikah di aula Masjid Raya Klaten. Semoga menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rohmah. Alhamdulillah sekarang sudah resmi, baik secara syari maupun negara,” paparnya.

(ang/Kominfo-klt)

telah dibaca: 52 kali

Comments are closed.