Bertepuk Sebelah Tangan Dengan Ariel, Mbah Minto Beralih Hati ke Bima Qris

KLATEN- Cerita kocak Mbah Minto dan Ucup Klaten pelakon utama lawakan Jawa asal Klaten seperti tidak ada matinya. Didaulat menjadi tokoh panutan kepatuhan membayar Pajak Bumi dan Bangunan atau PBB oleh Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Klaten kerjasama Bank Jateng, Mbah Minto melempar guyonan Jawa sambil mengajak warga Klaten membayar pajak lewat aplikasi on line berlabel Bima Qris.

Awalnya Mbah Minto yang gaul asyik main hp canggih di teras rumah. Ia tak acuh ketika Ucup dan Penguk tandem mainnya di Lawakan Jawa itu pulang membawa belanjaan sayur untuk di masak spagetti sesuai pesanannya.

Celoteh Ucup dan Penguk seolah tak digubris, biar pun kedatangannya harus jungkir balik dari sepeda butut plus sandal jepit yang putus akibat terjatuh. Rupanya Mbah Minto tetap asyik bermain hape. Usut punya usut, Mbah Mento sedang praktek aplikasi Bima Qris, cara mudah membayar PBB secara non tunai.
“Ini lo le. Mau Pak Bayan rene gowo tagihan PBB. Iki arep tak bayar nganggo aplikasi Qris. Carane ngene. Leboke nomore (NOP). Jur iki (barcode) diScan. Jur dibayar. Iya penak. Bayar apa – apa cepet. Ora koyo deké, gak sempat balas chatku” kata Mbah Minto yang beradegan dalam video pendek bersama Ucup dan Penguk di latar teras rumahnya.

Baca Juga:  Girpasang Kian Keren, Dari Kopi Merapi, Sensasi Kereta Gantung Sampai Kuliner Ingkung

Celoteh chatnya yang tidak berbalas mengundang penasaran Ucup untuk tahu. Siapa gerangan orang yang tidak membalas chat Mbah Minto. Ungkapan polos Mbah Minto diluar dugaan.
“Sopo e mbok “ tanya Ucup terkait orang yang tega tidak membalas chat Mbah Minto. “Genah Ariel no kok!” jawab Mbah Minto terkekeh sambil memperlihatkan giginya yang menjulang tinggal sebiji dibarengi tawa lepas khas Ucup dan Penguk menutup cerita.

Kepala BPKD Klaten Muh. Himawan kepada Tim Pemberitaan Dinas Kominfo mengatakan aplikasi Qris menjadi kerjasama Pemkab Klaten dengan Bank Jateng untuk percepatan pencapaian target PBB 2021.
“Pemerintah memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk membayar PBB. Jadi dengan Qris ini, wajib pajak cukup buka aplikasi Bima Qris, lalu mengisikan Nomor Obyek Pajak atau NOP. Lalu tuliskan besaran pajak dan muncul kode barcode dari aplikasi. Wajib pajak tinggal scan dan bayar. Jangan lupa bukti bayar ini disimpan, maka pembayaran PBB selesai. Jadi sangat mudah” ujar Himawan.

Penulis Joko Priyono Dinas Kominfo Klaten

Baca Juga:  Semangat Mencari Tuhan Warga di Lembah Girpasang Kala Ramadhan

telah dibaca: 129 kali

Comments are closed.