BPP Klaten Perkenalkan Pembasmi Hama Organik

KLATEN- Ada kabar gembira buat petani Klaten dan sekitarnya. Melalui Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Klaten telah berhasil menemukan obat pembasmi hama yang ramah lingkungan berbasis organik yang diberi nama Pesnab dan Trecoderma. Dua penemuan itu diberikan kepada petani di acara Sambang Warga Bupati di Desa Tambak, Karangdowo,Klaten (Jumat,21/02/20).
Kedua pupuk tersebut terbuat dari bahan-bahan alami seperti ekstrak kentang dan gula.
Menurut Achmad Sudjimin selaku Koordinator dari Balai Penyuluhan Pertanian Kabupaten Klaten menjelaskan bahwa pupuk alami ini sudah diteliti oleh pakar-pakar sehingga tak perlu khawatir pupuk hayati dan tricoderma ini aman untuk semuanya, tidak meninggalkan residu yang berbahaya.
“Untuk para petugas dari BPP sudah dilatih untuk membuatnya dan para kelompok tani juga diajarkan dalaam pembuatanya. Bahan utama nya adalah ekstrak kentang dan gula. Harapannya para petani bisa sadar menggunakan pestisida yang organik dan meninggalkan pestisida yang berbahan kimia” tutur Sudjimin.
.
Ditambahkan nya dalam pengembangan inovasi-inovasi khusunya dalam hal pertanian, pemerintah diharapkan mendukung adanya penemuan obat pembasmi organik. Karena selain bisa meningkatkan profit dan kesejahteraan petani,obat organik ini ramah lingkungan.
Tanggapan masyarakat akan hadirnya obat pembasmi hama organik cukup baik. Salah satunya dirasakan Kartini (40), salah satu anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Manunggal Ngudi Rejeki Kecamatan Karangdowo.
“Saya tertarik stand pameran BPP Klaten. Alhamdulillah diberi gratis oleh penyuluh. Kebetulan kelompok saya ada tanaman sayuran” jelas Kartini.
Acara Sambang Warga selalu ditunggu masyarakat. Tidak saja mengusung pelayanan publik gratis,selalu ada inovasi – inovasi unik di tiap daerah lokasi sambang warga yang dikunjungi.

Penulis Diskominfo Klaten

telah dibaca: 26 kali

Comments are closed.