Bukit Sidoguro Bakal Dilengkapi Kereta Gantung

KLATEN – Dalam rangka meningkatkan kunjungan wisatawan, Pemerintah Kabupaten Klaten berencana melengkapi objek wisata Bukit Sidoguro dengan wahana kereta gantung. Agar segera terealisasi, Pemkab Klaten akan menggandeng investor dari berbagai bidang untuk mewujudkan kereta gantung yang akan beroperasi di Bukit Sidoguro-Rowo Jombor-Bukit Patrum.
Hal tersebut diungkapkan oleh Bupati Klaten Sri Mulyani saat mengikuti senam bersama warga (Minggu 09/02) di Bukit Sidoguro yang terletak di Dusun Nglebak, Krakitan, Bayat, Klaten.
Pengembangan kawasan wisata di Bukit Sidoguro itu akan dilakukan bertahap. Selain, untuk peningkatan fasilitas seperti wahana kereta gantung, Sri Mulyani menyebutkan bahwa pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan beberapa investor untuk dijajaki kerjasama.
” Kalau untuk kereta gantung, Insyaallah kami sudah melakukan lobi dengan beberapa investor agar nanti mereka melihat secara langsung kondisi Bukit Sidoguro” terangnya.
Perihal investor, Bupati Klaten menyebutkan bahwa pihaknya telah secara aktif melakukan lobi dan mengadakan audiensi dengan beberapa pihak yang berpotensi menjadi investor. Adapun Bupati Sri Mulyani telah melakukan audiensi dengan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Klaten dan rencanannya akan melakukan lobi pada BUMN agar menjadi investor dalam pengembangan objek wisata ini.
Mendengar rencana Bukit Sidoguro akan dibangun kereta gantung, salah satu pengunjung Bukit Sidoguro bernama Joko Waluyo (40) warga Delanggu mengapresiasi adanya wahana kereta gantung yang direncanakan pemerintah.
“Untuk wacana kereta gantung dari Bupati tadi, kita dari masyarakat mendukung sekali. Itu bagus untuk lebih menarik wisatawan lagi terutama di Klaten. Bahkan mungkin bisa dari daerah lain bisa tertarik untuk datang ke sini” terangnya (09/02).
Dalam pengembangan Objek Wisata Bukit Sidoguro, pihak Disparbudpora Klaten memperoleh Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Pada tahap pertama yang rampung pada Desember tahun lalu, alokasi DAK sebesar 2,8 Milyar digunakan untuk membangun wahana-wahana dan pembangunan awal di Bukit Sidoguro. Selanjutnya DAK tahun 2020 sebesar 2 Milyar akan digunakan untuk membangun berbagai fasilitas penunjang.
Pelaksanan Tugas Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga, Sri Nugroho menyebutkan bantuan DAK itu akan digunakan untuk penambahan fasilitas dan wahana.
“Terutama dalam pengembangan bukit Sidoguro nanti akan dari DAK yang tentunya secara (dilakukan) bertahap. Pada tahun 2020 ini nanti di lokasi yang sebelah kanan atau barat kami juga akan kembangkan parkir VIP, panggung, tempat duduk dan sarana kebersihan ” terangnya.
Penulis Bambang Priyambodo.

telah dibaca: 69 kali

Comments are closed.