Bupati Klaten Fokuskan Bantuan Sembako Bagi Pekerja Non Formal

KLATEN- Adanya wabah Covid-19 yang melanda Kabupaten Klaten turut berdampak pada pendapatan dari para masyarakat dan pedagang kecil. Salah satunya dirasakan oleh Samiri yang kesehariannya berdagang di kantin SMPN 7 Klaten. Kini pendapatan lelaki berusia 54 tahun dari berdagang di kantin berkurang drastis bahkan tidak ada. Pasalnya saat ini sekolah tempatnya mencari nafkah telah menerapkan kebijakan bagi para siswa untuk belajar di rumah.

Karena tuntutan memenuhi kebutuhan rumah, Samiri terpaksa melakoni kerja sambilan.

“Ya terpaksa, ketika diperintah Kepala Sekolah untuk mengecat dinding atau memperbaiki lantai tetap saya lakukan. Saya sangat terbantu ketika Kepala Sekolah memberikan pekerjaan di sela-sela kondisi sulit seperti pandemik saat ini” ungkap Samiri Jumat (24//04/20)

Dengan kondisi tersebut, pada Jumat pagi dirinya bersyukur karena mendapatkan bantuan paket sembako yang diberikan oleh Bupati Klaten Sri Mulyani.

“Alhamdulillah dengan adanya bantuan sembako dari Ibu Bupati ini, sangat bermanfaat untuk menyambung kebutuhan sehari-hari saya, sementara saya tidak dagang di kantin, pihak sekolah pun turut membantu saya untuk bekerja merawat sekolahan seperti mengecat dan sebagainya” terang Samiri ketika ditemui.

Duka dari pekerja non formal tersebut didengar oleh Bupati Klaten Sri Mulyani. Sebagai wujud kepedulian pemerintah kepada pekerja non formal yang terdampak Covid-19 maka Bupati Klaten pada Jumat (22/4/20) secara simbolis menyerahkan bantuan kepada 26 perwakilan. Dalam kesempatan tersebut turut hadir Sekda Kabupaten Klaten Jaka Sawaldi, Asisten 1 Setda Klaten, Ronny Roekmito, dan sejumlah kepala OPD.

Selanjutnya pemerintah telah menyiapkan bantuan dengan total sejumlah 757 paket sembako yang akan didistribusikan secara terpisah. Adapun rinciannya meliputi pedagang kantin sekolah SD dan SMP sebanyak 50 paket sembako, pengelola dan pedagang di obyek wisata sebanyak 100 paket, pengelola parkir sebanyak 259 paket, pedagang kaki lima atau PKL sebanyak 60 paket, petugas kebersihan sebanyak 19 paket, paguyuban wirausaha sebanyak 49 paket, dan paguyuban dalang sebanyak 220 paket.

“Semoga dengan apa yang kami berikan ini bisa meringankan apa yang menjadi beban bapak dan ibu”ungkap Sri Mulyani dihadapan perwakilan penerima bantuan.

Penulis Joko Priyono dan Bambang Setyomoko Dinas Kominfo Klaten.

telah dibaca: 319 kali

Comments are closed.