Bupati Klaten Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Daerah Secara Virtual

Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah diselenggarakan di Ruang Rapat Utama Gedung B, Setda Kabupaten Klaten, Senin siang (05/09/2022). Rakor tersebut dihadiri secara virtual oleh beberapa Menteri, Kapolri, Kejaksaan RI, Forkopimda Provinsi, Forkopimda Kabupaten/ Kota serta hadirin peserta zoom lainnya, termasuk Forkopimda, jajaran Polres dan Pemerintah Kabupaten Klaten.

Wakil Menteri Keuangan RI, Suahasil Nazara melaporkan bahwa pada postur APBN Tahun 2022, pendapatan naik Rp 420,1T, belanja naik Rp 392,3T, namun defisit turun Rp 27,8T. Dirinya menyebut dengan masih tingginya harga minyak dan peningkatan volume BBM, maka outlook subsidi dan kompensasi BBM tahun 2022 akan lebih tinggi.

“Harga, kurs, dan konsumsi yang lebih tinggi akan membuat subsidi dan kompensasi energi 2022 lebih tinggi dari alokasi. Walaupun telah dilakukan penyesuaian harga, namun HJE masih lebih rendah dibandingkan dengan harga keekonomian terkini,” jelas Wakil Menteri Keuangan.

Untuk mengurangi angka kemiskinan, Wakil Menteri Keuangan menyampaikan Pemerintah Pusat akan menyalurkan bantuan sosial (bansos) tambahan sebesar Rp 24,17T.
“Pemberian bansos tambahan ini memberikan manfaat yang lebih besar dan efektif untuk mengurangi angka kemiskinan di Indonesia. Bansos ini siap dieksekusi akhir agustus atau awal september 2022 kepada 20,65 juta KPM dengan indeks Rp 150.000,- perbulan selama 4 bulan dan diberikan 2 kali masing-masing Rp 300.000,-. Serta bantuan subsidi upah (BSU) menyasar 16juta pekerja gaji maksimal 3,5 juta perbulan akan disalurkan unit cost Rp 600.000,- selama 1 bulan,” ungkapnya.

Baca Juga:  Jelang Penilaian Adipura, Pemkab Klaten Maksimalkan Persiapan

Lebih lanjut, Wakil Menteri Kuangan mengatakan tujuan dari ditetapkannya peraturan menteri keuangan tersebut antara lain untuk memberikan supproting atas program-progam prioritas pemerintah, menjaga kesejahteraan masyarakat, dan lain sebagainya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri, Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa Mabes Polri telah menyiapkan bantuan sosial sebanyak 400.000 paket yang akan disalurkan oleh jajaran Polda di seluruh Indonesia.
“Dari Mabes Polri sendiri sudah menyiapkan bantuan sosial yang akan disalurkan kepada sasaran yang belum mendapatkan bantuan langsung tunai, bantuan subsidi upah, dan bantalan sosial lainnya. Polri akan menyasar kepada nelayan, PKL, warung, mahasiswa, ojol, serta kelompok potensial lain,” tutur Kapolri.

Terakhir, Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian menyebut ada beberapa solusi yang dapat digunakan untuk mengendalikan inflasi.
“Ada beberapa solusi untuk mengendalikan inflasi, yaitu kunci utamanya adalah menjadikan isu prioritas dan sinergi semua stakeholder; menjaga masyarakat tetap tenang; mengaktifkan satgas pangan; subsidi BBM yang tepat sasaran; lakukan gerakan penghematan; intensifkan jaring pengaman sosial; dan lain,” jelas Mendagri saat memberikan pengarahan pada rakor tersebut. (Doc/Rilis/Prokopim-Klt)

Baca Juga:  Liga 3 Jawa Tengah Bergulir, Ini Jadwal Pertandingan PSIK Klaten

telah dibaca: 58 kali

Comments are closed.