Bupati Klaten Siapkan Edotel Sebagai Ruang Isolasi Pasien Covid 19

KLATEN- Guna mengantisipasi adanya lonjakan pasien Covid-19 di Kabupaten Klaten, Pemerintah Kabupaten Klaten menyiapkan Edotel yang berlokasi di SMK Negeri 3 Klaten sebagai ruang isolasi jika nantinya ada lonjakan pasien yang terpapar Covid 19.
“Pagi hari ini saya mengecek Edotel yang ada di SMK Negeri 3 Klaten. Pemerintah menyiapkan segala sesuatunya jika ada lonjakan pasien yang ada di Kabupaten Klaten. Hal itu tentunya membutuhkan persiapan” terang Bupati Klaten Sri Mulyani usai meninjau lokasi (Selasa, 28/04/20).
Bupati Klaten mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiagakan beberapa rumah sakit di Kabupaten Klaten, yakni Rumah Sakit Daerah (RSD) Bagas Waras. Disamping itu, untuk rencana kontigensi apabila ada lonjakan pasien dan membutuhkan ruang isolasi maka Pemkab Klaten rencananya akan meminjam gedung dan fasilitas Edotel SMK Negeri 3 Klaten.
Upaya penyiapan Edotel untuk karantina tersebut dilakukan Pemkab Klaten dengan meninjau dan menjalin komunikasi dengan pihak sekolah. Bupati Sri Mulyani menambahkan akan meminta izin secara resmi pada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah karena SMK Negeri 3 Klaten merupakan kewenangan Provinsi.
Nantinya apabila telah diizinkan Pemprov Jawa Tengah, maka terkait catering, sumber daya manusia untuk melayani dan merawat pasien nanti akan disiapkan dari Pemkab Klaten melalui Dinas Kesehatan. Untuk menjaga resiko kesehatannya, tenaga di Edotel tidak akan difungsikan. Hal ini semata-mata untuk alasan kesehatan.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMK N3 Klaten Dionisius Pramuaji mengungkapkan bahwa secara keseluruhan Edotel memiliki 24 kamar dengan dilengkapi fasilitas yang baik. Pihaknya mengaku turut mendukung upaya penanganan Covid-19 di Kabupaten Klaten.
“Kami sebagai ASN tentu sangat mendukung upaya pemerintah untuk penanganan Covid 19 di Klaten. Secara berjenjang dari pusat, provinsi kami akan menunggu edarannya” terang Dionisius Pramuaji.
Penulis Joko Priyono dan Bambang Setyomoko Dinas Kominfo Klaten

telah dibaca: 214 kali

Comments are closed.