Temu Kader KB bersama Bupati Klaten

Klaten – Pemerintah Kabupaten Klaten serius tangani penurunan angka kelahiran dengan meningkatkan kinerja Kader Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (PPKBD) dan Sub PPKBD se-Kabupaten Klaten yang diadakan di GOR Gelarsena Klaten, Kamis(5/12). Temu kader PPKBD dan Sub PPKBD untuk membangun semangat kebersamaan dan membangun komitmen PPKBD dan Sub PPKBD dalan menyukseskan program KB di Klaten. Bupati Klaten Hj Sri Mulyani hadir dan menyapa di tengah ribuan kader KB.

Dalam sambutannya, Bupati Klaten Hj Sri Mulyani mengatakan, kader PPKBD dan Sub PPKBD mempunyai peran strategis dalam rangka mewujudkan keluarga sejahtera melalui program KB. Kader PPKBD dan Sub PPKBD merupakan kader desa yang mempunyai tugas membantu tersebarnya informasi KB ke masyarakat dan membantu dalam menciptakan pembangunan keluarga sejahtera.

Dikatakan, para kader PPKBD dan Sub PPKBD juga berperan dalam melakukan penyuluhan, pembinaan pelayanan KB serta membantu melakukan penyuluhan kepada akseptor KB. Maka dari itu Pemkab Klaten mengapresiasi kader PPKBD dan Sub PPKBD yang telah bertugas tanpa lelah dalam rangka menyukseskan program KB di Kabupaten Klaten.

Sementara itu Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga berencana (Disos P3AKB) Klaten, Muhammad Nasir dalam sambutannya mengatakan, meskipun jumlah rata-rata anak yang dilahirkan oleh seorang wanita selama masa usia suburnya antara umur 15-49 tahun atau yang disebut Total Fertility Rate (TFR) di Kabupaten Klaten menurun, namun angka pernikahan usia dini atau dibawah umur masih cukup tinggi.
Untuk menekan angka kelahiran dengan mengoptimalkan kinerja penyuluh KB dan Kader Penyuluh KB untuk gencar melakukan sosialisasi hingga di seluruh desa. Sementara untuk menekan angka pernikahan dini sosialisasi program Generasi Berencana (Genre) terus dimaksimalkan.

Muhammad Nasir menambahkan, dengan adanya Temu Kader dan Penyuluh KB dengan Bupati Klaten diharapkan dapat memotivasi kinerja mereka. Saat ini Kabupaten Klaten masih sangat minim penyuluh KB karena hanya ada 61 orang dari 401 desa. Idealnya setiap 1 kader KB membawahi 3 desa untuk itu peran relawan penyuluh sangat dibutuhkan.
Pada pertemuan dengan ribuan kader PPKBD dan Sub PPKBD tersebut, Bupati Klaten Hj Sri Mulyani menyerahkan BKB Kit Stunting untuk 10 Kampung KB wilayah stunting di Klaten dan PPKBD Kit kepada kader PPKBD. Pada acara tersebut juga digelar yel-yel Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) yang diikuti kader PPKBD dan Sub PPKBD yang hadir.

telah dibaca: 25 kali

Comments are closed.