Bupati : UMKM Klaten Harus Naik Kelas

Klaten – Keberadaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dinilai memiliki potensi sebagai motor penggerak kebangkitan ekonomi di Kabupaten Klaten di masa pandemi Covid-19 yang masih melanda. Namun keberadaan UMKM di Kabupaten harus bisa naik kelas sehingga mampu menarik investasi masuk ke Kabupaten Klaten.

Bupati Klaten, Sri Mulyani mengatakan UMKM di Kabupaten Klaten mencapai 50.000 usaha yang terbagi dalam 11 klaster; lurik, batik, keramik, makanan olahan, lereng merapi, minapolitan, logam, mebel, konveksi, handycraft, dan klaster desa wisata. Dengan jumlah tersebut, UMKM dapat menjadi magnet investasi yang masuk ke Kabupaten Klaten. Sehingga diharapkan adanya kolaborasi antara UMKM dengan perusahaan besar yang berinvestasi di Kabupaten Klaten.

“Pemerintah Kabupaten Klaten terus berupaya dan membangun ekosistem yang kondusif agar kolaborasi usaha besar dengan UMKM, dapat menguntungkan kedua belah pihak dan terus berkembang,” paparnya saat membuka kegiatan sosialisasi kemitraan antara perusahaan besar dengan UMKM di Hotel Grand Tjokro Klaten, Selasa (16/3/2021).

Menurutnya kemitraan antara perusahaan besar dengan UMKM merupakan angin segar bagi UMKM untuk segera naik kelas. Kendati demikian, ia menggarisbawahi adanya prinsip saling menguntungkan di antara kedua belah pihak.

Baca Juga:  Edukasi Kebencanaan Masyarakat Jadi Fokus BPBD Klaten

“Kemitraan yang terjalin tentu akan mendorong peningkatan investasi di daerah. Terlebih dengan kondisi pandemi Covid 19 yang masih melanda Kabupaten Klaten,” ungkapnya.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Klaten, Agus Suprapto mengatakan UMKM merupakan salah satu bagian penting dari perekonomian daerah dan nasional. Karenanya pemerintah perlu hadir dalam memberikan pendampingan agar UMKM dapat terus eksis.

“UMKM merupakan salah satu penggerak perekonomian Indonesia. Bagi sebagian kalangan, UMKM merupakan suatu bentuk usaha yang tahan banting, sehingga mampu bertahan dalam kondisi apapun meskipun di tengah keterbatasan,” ujarnya.

Tim Pemberitaan Diskominfo Klaten

telah dibaca: 60 kali

Comments are closed.