CFD, Kepala Dukcapil Klaten “Turun Pangkat” Jadi Customer Service

Klaten – Menjadi pemimpin tidak harus selalu duduk manis di kursi empuk dalam ruangan sejuk ber-AC. Sekali waktu ia harus bisa merasakan capeknya anak buah memberikan layanan.

Itulah yang dilakukan Amin Mustofa, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Klaten. Belum genap sebulan mutasi di instansi baru. Pria asli Sragen ini tak segan memimpin langsung anak buahnya melayani masyarakat di arena Car Free Day atau CFD berlokasi di halaman Gedung Wanita Klaten (Ahad, 4/2).

“Tadi bersama keluarga sholat subuh berjamaah di Masjid Raya Klaten. Sekitar jam 06.00 WIB bersama – sama teman – teman melayani warga. Alhamdulillah antusias warga sangat bagus ” jelas Amin.

Sambil sesekali memberikan penjelasan warga, mantan Kadis Kominfo Klaten menerangkan kalau pelayanan kependudukan tidak saja gratis. Tapi menurut lulusan Ilmu Statistik UGM Yogyakarta itu akan mewujudkan Disdukcapil yang lebih melayani.

“Masyarakat itu tidak saja butuh layanan. Tapi juga petugas yang ramah, murah senyum atau sumeh. Itu penting. Dan layanan di Dukcapil Klaten gratis seperti KTP, akte kelahiran, akte kematian, KK dan lainnya ” ujar Amin Mustofa yang datang didampingi dua anak dan istrinya.

Baca Juga:  Hari Pertama Kerja, Pemkab Klaten Gelar Halalbihalal di GBK Klaten

Layanan gratis dari Dukcapil Klaten dirasakan Miyanto (42) warga Jimbung, Kalikotes, Klaten. Ia mengaku sangat terbantu layanan Dukcapil di arena CFD.

“Pekan lalu anak kami yang di STM sudah rekam KTP. Sekarang sudah jadi dan gratis. Jadi ini sambil jalan-jalan di CFD bersama keluarga. Layanannya ramah, lancar dan gratis tidak ribet. Untuk rekam KTP cukup bawa fotokopi KK. Sangat mudah” terang Miyanto.

Dinas Dukcapil meningkatkan layanan perekaman KTP bagi warga guna menunjang Pemilu 2024. Kegiatan itu dilakukan bekerja sama dengan KPU, Bawaslu, PPK , SMK dan SMA. Saat ini masih ada 3.617 warga Klaten yang akan dipercepat untuk mendapatkan dokumen kependudukan.

Penulis Joko Priyono Klaten
Editor Joko Priyono Klaten.

telah dibaca: 88 kali

Comments are closed.