Desa Bugisan Masuk Tiga Desa Terbaik Pengelolaan Desa Wisata Se-Jateng

KLATEN – Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan berhasil meraih penghargaan tiga desa terbaik dalam pengelolaan desa wisata se-Jawa Tengah. Penghargaan tersebut didapat usai gelaran Festival Desa Wisata tingkat provinsi di Kabupaten Kebumen, Rabu (27/10/2021) lalu.

Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Klaten, Sri Nugroho mengatakan festival tersebut merupakan agenda rutin yang digelar Pemprov Jawa Tengah bekerjasama dengan Forum Komunikasi Desa Wisata se-Jawa Tengah. Kegiatan tersebut dimaksudkan untuk memperkenalkan potensi desa wisata se-Jawa Tengah dan sekaligus sebagai ajang promosi dan silahturahmi tukar pengalaman dalam mengembangkan desa wisata dengan pelaku desa wisata lainnya.

Menurutnya prestasi yang diraih Desa Bugisan merupakan kebanggaan serta menunjukkan desa di Klaten mampu mengembangkan potensi pariwisata di wilayahnya.

“Kami turut berbangga atas prestasi yang diraih Desa Wisata Bugisan sebagai tiga terbaik dalam pengelolaan desa wisata terbaik di Ajang Festival Desa Wisata Tingkat Provinsi Jawa Tengah yang diselenggarakan di Kabupaten Kebumen,” ungkapnya, Kamis (4/11/2021).

Kendati demikian, ia meminta Pemerintah Desa Bugisan tidak lantas berpuas diri. Menurutnya prestasi yang didapat harus menjadi penyemangat pemdes bersama dengan masyarakatnya untuk terus menggali potensi yang ada.

Baca Juga:  Soto Bebek Bu Heri Wedi Klaten, Kuliner Leluhur Sejak 1987

“Janganlah terus berpuas diri, terus tingkatkan sumber daya dan potensi yang ada. Ini adalah sebuah awal dari sebuah hal besar,” paparnya.

Kepala Desa Bugisan, Heru Nugroho mengatakan prestasi ini tidak terlepas dari kerja keras segenap jajaran Pokdarwis Desa Bugisan dalam mengelola dan menguri-uri budaya. Sehingga Bugisan dapat sampai sejauh ini mengembangkan sektor pariwisata di wilayahnya

“Kami juga menyampaikan terima kasihnya kepada Pemkab Klaten Dinas Parbudpora Klaten atas kerjasama, arahan dan bimbingan kepada Desa Bugisan dalam mengembangkan kepariwisataan sebagai alternatif pertumbuhan ekonomi masyarakat di desa kami,” katanya.

Tim Pemberitaan Diskominfo Klaten

telah dibaca: 99 kali

Comments are closed.