Deviasi Minus 1, Realisasi Target Pembangunan 2020 Diangka 89 Persen

KLATEN-Pemerintah Kabupaten Klaten menyelenggarakan rapat koordinasi pelaksanaan kegiatan atau dikenal dengan Rakoorlak Triwulan ke IV Tahun 2020. Bupati Klaten Sri Mulyani berharap agar pelaksanaan Rakoorlak dapat menjadi sarana evaluasi pelaksanaan kegiatan serta lebih meningkatkan keterpaduan kegiatan pembangunan semua Organisasi Perangkat Daerah di Kabupaten Klaten.

“Selain itu, pelaksanaan Rakoorlak triwulan IV hari ini memiliki nilai strategis karena dapat dijadikan sarana evaluasi bagi pelaksanaan kegiatan di sepanjang tahun anggaran 2020. Sehingga di tahun anggaran 2021 nanti, kita lebih siap dalam perencanaan dan pengelolaan kegiatan terutama dalam pengalokasian waktu pelaksanaan kegiatan” kata Bupati Sri Mulyani saat mengawali pelaksanaan Rakoorlak di Pendopo Kabupaten Klaten, Selasa pagi (22/12).

Dikatakannya, berdasarkan laporan Kepala Bagian Pembangunan yang telah dipaparkan sebelumnya, bahwa sampai dengan triwulan IV (empat) ini, capaian realisasi fisik sebesar 89 persen dari target 90 persen yang direncanakan atau terjadi deviasi minus 1 persen.

Bupati meminta agar semua pelaksana kegiatan untuk segera melakukan percepatan-percepatan sehingga pelaksanaan kegiatan tidak terlambat dan kita dapat mencapai target yang telah ditetapkan bersama.

Baca Juga:  Gubernur Minta Pemkab Dorong Serapan Zakat Lewat Baznas

“Perlu saya ingatkan di sisa tahun anggaran 2020 ini, selain melakukan percepatan pelaksanaan kegiatan yang belum selesai, agar diperhatikan juga kelengkapan administrasi dari tahap ke tahap untuk diteliti ulang,” Imbuhnya

Dikatakannya, untuk pekerjaan fisik yang belum selesai, diperlukan peningkatan intensitas rapat koordinasi di lapangan, sehingga jika timbul permasalahan dapat segera dicarikan solusinya dan langkah-langkah percepatan benar-benar dapat direalisasikan dengan segera, dan tentunya kualitas mutunya dapat ditingkatkan serta dapat dipertanggungjawabkan.

Kabag Pembangunan mengungkapkan bahwa pada tahun 2020 jumlah program berkurang 10 program dari sebanyak 438 program, pada APBD perubahan menjadi 428 program. Sementara itu untuk jumlah kegiatan yang semula di APBD murni sebanyak 2404 kegiatan, pada APBD perubahan menjadi 2157 kegiatan atau berkurang 247 kegiatan.

“Sampai dengan Triwulan ke IV dapat kami laporkan sebagai berakit dari target fisik sebesar 90 persen realisasi sebesar 89 persen ada deviasi minus sebesar 1 persen” pungkasnya.

Tim Pemberitaan Diskominfo Klaten

telah dibaca: 45 kali

Comments are closed.