dr Ronny Roekmito M. Kes, Rajin Baca Buku Jelang Tidur Malam

KLATEN – Banyak sisi yang bisa dicontoh dari pejabat Klaten yang satu ini. Semangatnya untuk terus belajar dan mengembang wawasan membuat pria lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta Angkatan 1982 patut diacungi jempol.

Dia adalah dr Ronny Roekmito M.Kes. Mengakhiri jabatan sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Klaten sekaligus Pejabat Harian Sekda Klaten ini selalu menghabiskan waktunya minimal satu jam untuk membaca buku sebelum tidur malam.

“Saya berusaha selalu menyempatkan membaca minimal satu jam sehari. Buku tentang pemimpin militer saya punya koleksinya. Dari Kiki Syahnakri, LB Moerdani, Presiden Sukarno, sampai Presiden Soeharto. Termasuk komik karya Ko Phin Ho sampai cerita Pendekar Bukit Menoreh. Kadang saya harus blusukan ke toko – toko untuk mendapatkan komik edisi terbaru” cerita Ronny.

Cerita itu disampaikan pejabat yang harus memasuki masa pensiun per 1 Januari 2022 saat acara Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi PPID di Angkringan Widoro, Klaten beberapa waktu lalu.

Hobinya membaca buku tak surut hingga usianya menjelang 60 tahun. Bahkan pandangan dan pemikiran yang visioner mampu membuka cakrawala generasi masa kini untuk tanggap dan sigap mengambil keputusan dimasa sulit.

Baca Juga:  Jalan Bhali Jadi Pilihan Tempat Kulineran Baru di Klaten

“Sering birokrasi itu terbelenggu oleh budaya kerja dan standar operasional yang kaku. Tidak masalah hal itu dilakukan jika didasarkan aturan yang berlaku. Tapi yang tak kalah penting adalah etika birokrasi. Pintar boleh termasuk penguasaan teknologi informasi dan komunikasi terkini, tapi adab dan kesopanan itu adalah etika yang lebih tinggi yang harus dimiliki birokrat saat ini. Kalau tidak dijaga etika itu, akan mengganggu keharmonisan relasi kerja. Itu penting” pesannya.

Selain aktif di kegiatan pemerintahan sosok putra mendiang Bupati Soemanto di era 1980-an itu juga dikenal piawai dalam membuat puisi. Tak heran dirinya juga aktif dalam komunitas penyair seangkatan di masa kuliah.

“Dulu di masa kuliah di Yogyakarta berkumpul dengan mahasiswa yang gemar buat puisi. Beberapa kali masih sering kumpul. Kalau dalam dunia syair masing-masing punya nama pena. Teman-teman mengenal tulisan syair saya dengan sebutan Datuk Rajo Endah”kata Ronny saat bincang dengan komunitas admin medsos sebagaimana dirangkum Tim Pemberitaan Dinas Kominfo Klaten.

Penulis Joko Priyono Dinas Kominfo Klaten.

Baca Juga:  1.000 Pesepeda Ramaikan Gowes Kemerdekaan

telah dibaca: 112 kali

Comments are closed.