Dzikir dan Sholawat Malam Yaa Qowiyyu Dibanjiri Masyarakat

KLATEN – Pengelola Pelestarian Kyahi Ageng Gribig (P3KAG) mengadakan haul Kyahi Ageng Gribig dengan berdzikir dan bersholawat. Ribuan masyarakat penuhi Oro-Oro Yaa Qowiyyu, Jatinom, Kamis (15/09/2022) malam.

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Klaten, Mujib Rahman berharap dengan haul mampu meneladani dan mendapatkan berkah dari Kyahi Ageng Gribig dan majelis dzikir sholawat.

“Mudah-mudahan dengan pengajian nanti salah satu dakwah yang dapat memberi wawasan, bimbingan dan penyuluhan untuk umat. Pengajian seperti ini akan turut serta berperan menyatukan umat dan meningkatkan kualitas ketaqwaan kita,” jelasnya.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Airlangga Hartanto mengatakan bahwa kegiatan malam dzikir dan sholawat merupakan bagian dari merawat tradisi kebudayaan yang sudah turun temurun dikawasan Jatinom, dalam rangka mengenang dan meneruskan perjuangan Kyahi Ageng Gribig yang hidup pada masa Sultan Agung Hanyokro Kusumo Mataram.

“Dua tahun masyarakat kita dilanda pandemi covid yang menyebabkan berbagai kesulitan yang dihadapi dan geliat ekonomi perlahan mulai pulih dan tentu harus didorong agar ekonomi masyarakatr lebih cepat,” ujarnya.

Baca Juga:  Liga 3 Jawa Tengah Bergulir, Ini Jadwal Pertandingan PSIK Klaten

Ia menyampaikan momentum haul melalui dzikir dan sholawat untuk indonesia bangkit dengan wasillah dzikir dan sholawat kepada Nabi Muhammad SAW, agar bangsa indonesia diselamatkan dari seluruh ancaman krisis dan bahaya.

“Malam penuh keberkahan marilah kita tetap optimis mengatasi semua berbagai coban dan berkat sholawat dan syafaat. Perlu saya sampaikan dzikir dan sholawatan ini mengandung spirit religiousitas dan mengandung dimensi kebudayaan, ini merupakan bagian dalam menyampaikan nilai-nilai ke islaman dengan keadaban kepada masyarakat, sehingga masyarakat tercipta tatanan yang ramah, santun, damai dengan semangat islam kerahmatan,” ujarnya.

Ia menyampaikan kegiatan ini merupakan nilai yang beliau wariskan oleh Kyahi Ageng Gribig. Ia menambahkan Kyahi Ageng Gribig dikenal masyarakat di kawasan jatinom sebagai ulama besar yang mempunyai strategi dakwah yang unik yaitu salah satunya adalah membagikan apem kepada masyarakat sambil membaca wirid Yaa Qowiyyu yang sampai sekarang dikenanl disebut apem Yaa Qowiyyu dan dilesatirakan sampai sekarang.

“Nilai-nilai luhur yang diajarkan kyahi senantiasa bernilai bagi kita karena menurut kami apem mempunyai makna filosofi adalah akar sejarah yang kuat berarti menjaga tradisi, budaya dan menjaga warisan pahlawan bangsa,”pungkasnya. (es-ttr/kominfo-klt)

Baca Juga:  Sah! Pemain PSIK Klaten Tandatangani Kontrak Liga 3 Jateng 2022

telah dibaca: 45 kali

Comments are closed.