Festival Dolanan, Mengajarkan Toleransi dan Kebersamaan

KLATEN,- Lapangan Desa Gesikan, Gantiwarno,Klaten ramai dengan bocah. Bersama Bupati Klaten Sri Mulyani dan mahasiswa Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) Yogyakarta yang tengah Kuliah Kerja Nyata (KKN) ratusan bocah-bocah itu riang bermain dolanan tradisonal di acara Festival Dolanan Tradisional (Kamis 15/8/2019).
Tak mau kalah dengan anak-anak itu Bupati Sri Mulyani pun tertarik bermain balap bakiak. Tanding melawan rombongan Rektor UST Pardimin da para dosen, rombongan Bupati Klaten harus rela finish di urutan kedua.
Dalam sambutannya, Bupati Klaten Sri Mulyani mengapresiasi terselenggaranya festival dolanan anak yang melibatkan anak-anak Klaten tempat lokasi KKN mahasiswa UST Yogyakarta. “Rektor UST Yogyakarta dan jajarannya serta mahasiswa UST Yogyakarta yang telah berkreasi dan berinovasi menggelar festival dolanan anak, sehingga anak-anak tidak terjebak dengan gadget.
Dulu anak-anak sepulang sekolah membantu orang tuanya ke sawah atau menggembala ternak milik orang tuanya, namun sekarang anak-anak banyak yang bermain gadget. Maka dari itu melalui festival dolanan anak ini diharapkan anak-anak kembali kepada permainan tradisional yang dapat membentuk karakter anak seperti membangun rasa kebersamaan dan toleransi” pesannya.
Bupati Sri Mulyani berharap kerjasama antara Pemkab Klaten dan UST Yogyakarta ke depan agar dapat terus berlanjut demi membantu masyarakat Klaten yang lebih maju lagi.

Rektor UST Yogyakarta Drs H Pardimin, MPd, PhD dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada Bupati Klaten Hj Sri Mulyani yang telah berkenan memberikan kesempatan mahasiswa UST Yogyakarta mengadakan KKN di Kabupaten Klaten.
“UST Yogyakarta dalam membekali mahasiswa selain melaksanakan Tri Darma Perguruan Tinggi juga melaksanakan Catur Darma Perguruan Tinggi yakni pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat ditambah peduli kebudayaan.
Festival dolanan anak diselenggarakan untuk memperkenalkan berbagai dolanan anak yang dulu berkembang agar dapat dicontoh dan diterapkan pada anak-anak sekarang” kata rektor UST

dolanan anak (3)
dolanan anak (5)
dolanan anak (6)
dolanan anak (9)

telah dibaca: 9 kali

Comments are closed.